Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

7 Bahan Skincare yang Lebih Baik Dihindari

HEALTH TIPS  |  09 Apr '20


Tanpa kita sadari, ada beberapa bahan kimia yang berada di dalam produk-produk skincare yang sebenarnya tidak baik untuk kulit dan lebih baik dihindari.

  1. Mineral Oil dapat memberikan kulit efek halus, namun partikel yang besar membuatnya tidak meresap kedalam kulit dan proses pemurnian yang kurang sempurna dapat menyebabkan kanker. Karena itu, proses pemurnian mineral oil harus terbukti non-carcinogenic (tidak menyebabkan kanker) dan tertera pada produk.
  2. SLS (sodium lauryl sulfate) dan SLES (sodium laureth sulfate) adalah bahan kimia yang menciptakan busa. SLS dapat menyebabkan komedo, kerontokan, dan melemahkan rambut. SLES dapat mengeringkan kulit, mendenaturasi protein, dan membuat kulit lebih mudah menyerap kontaminan pada lapisan paling sensitif.
  3. Polyethylene Glycol (PEG) adalah bahan pengental yang berasal dari minyak bumi, biasanya ditulis sebagai PEG-4 atau angka lainnya. PEG membuat kulit lebih cepat menyerap semua bahan termasuk yang berbahaya.
  4. Parabens adalah bahan pengawet dan pelindung dari bakteri. Tipe-tipe parabens adalah butylparaben, isobutylparaben, propylparaben, methylparaben, dan ethylparaben. Parabens cepat menyerap ke dalam kulit dan mengendap, menyebabkan alergi dan kulit sensitif, dan dapat memicu kanker payudara.
  5. Phenoxyethanol adalah pengawet dan stabilisator untuk parfum dan sabun yang menyebabkan alergi dan berbahaya jika tertelan atau terhirup. Tidak dianjurkan untuk Ibu yang sedang hamil atau menyusui karena berdampak buruk bagi sistem syaraf pusat bayi. Efeknya tidak langsung terlihat dalam jumlah kecil, tetapi akan terakumulasi hingga parah.
  6. Allergenic Fragrances adalah pewangi buatan yang menyebabkan alergi. Jika ingin menggunakan produk yang mengandung pewangi buatan, berkonsultasilah dengan dokter atau lakukan patch testing dulu.
  7. Essential oils yang mengandung pengharum seperti citronellol, limonene, dan eugenol dapat menyebabkan iritasi dan alergi. Karena manfaat essential oil berbeda-beda, pastikan anda mengetahui essential oil apa yang cocok untuk jenis kulit anda!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

463 Naïf Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pengalamanku Menangani Virus Roseola pada Anak

Bagaimana menghadapi si Kecil yang terserang virus Roseola? Yuk simak cara Mom Meylis mengatasinya!

Tips Membersihkan Brokoli Ala Mom Mala Sari

Pernahkah Moms melihat ulat di brokoli? Ternyata ada trik khusus untuk membersihkannya. Simak di sini!

Gejala dan Alasan Mengapa HFMD dapat Mewabah

HFMD atau Flu Singapura adalah salah satu penyakit yang gampang menular. Yuk, simak alasannya dan apa saja gejalanya?

Homemade Almond Milk untuk ASI Booster

Tahukah Moms, susu almond ternyata bisa menjadi ASI booster? Yuk, simak resep Homemade Almond Milk dari Mom Elisa!