Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

6 Perubahan Suami Ketika Istri Lagi Hamil

MY STORY  |  PREGNANCY  |  04 Mar '19


Setelah melihat tanda garis dua pada alat test pack, Moms pasti langsung mengalami berbagai macam perubahan. Baik dari segi berat badan, nafsu makan, emosi dan lain sebagainya.

Lantas bagaimanakah dengan pria? Meski tidak hamil, namun mereka juga mengalami perubahan dalam hidupnya lho Moms.

Menurut penelitian dari University of Michigan, para suami rupanya juga mengalami perubahan hormon selama sembilan bulan alias dari awal istrinya hamil sampai melahirkan lho Moms. Kadar testosteron mereka juga menurun sehingga jadi lebih khawatir dan loyal terhadap istrinya yang lagi hamil. Mungkin karena bawaan bakal jadi ayah kali ya.

Beberapa perubahan yang dialami suami ketika saya hamil:

  1. Overprotektif
    Kalau ini sih, sepertinya setiap suami memang mendadak overprotektif ketika istrinya hamil. Wajar saja sih, mereka pasti khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap ibu dan si calon bayinya.
  1. Mau Jadi ART
    Sebelum hamil pun, suami kadang suka membantu saya beres-beres seperti mencuci piring. Tapi semenjak hamil, hampir semua pekerjaan rumah dia yang mengerjakan mulai dari cuci baju, menjemur, menyapu dan ngepel. Dia terlalu khawatir anak dalam kandungan saya ini kenapa-napa. Padahal kan meski lagi hamil, bukan berarti saya harus bermalas-malasan ya. 
  1. Firasatnya Kuat
    Sejak saya telat haid seminggu, entah kenapa saat itu dia sudah feeling kalau saya ini lagi hamil sampai beli banyak test pack buat memastikan. Tapi setelah dites, ternyata hasilnya memang dua garis.
    Mungkin dia sudah punya firasat akan jadi ayah kali ya. Selain itu, suami juga feeling kalau calon anaknya berjenis kelamin perempuan, dan setelah lahir ternyata anak kami memang cewek. 
  1. Tambah Perhatian
    Ini perubahan yang paling disukai semua wanita, termasuk saya! Kapan lagi bisa diperlakukan sebagai ratu kalau bukan saat hamil, ya kan Moms?
  1. Makin Bijak
    Peran suami dalam memberi dukungan psikologis kepada istri saat hamil itu penting. Kenapa? Karena kalau kitanya stres, bayi di dalam rahim juga ikut merasakannya. Ujung-ujungnya bisa memicu kontraksi rahim yang berakibat pada keguguran, ketuban pecah dini, persalinan prematur dan lain sebagainya. Makanya suami harus bijak dan dewasa dalam menghadapi perubahan fisik dan emosi istrinya.  
  1. Religius
    Dari awal hamil, suami sering mengajak saya salat berjamaah, doa dan mengaji bersama. Meski kelihatannya sederhana, tapi sikap seperti itu sangat dibutuhkan agar istri dapat menjalani kehamilannya dengan happy.

Selamat menikmati masa kehamilan Moms, semoga persalinanmu nanti dapat berjalan dengan lancar! Tetap semangat ya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

477 Regina Nabila Fiardini

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]

My First Pregnancy Story (Part 1)

Saya menikah pada bulan Januari 2017 di usia 24 tahun. Sebelum menikah, saya tidak pernah melakukan Premarital Check-Up.

Galau Masalah KB? Berikut Pengalaman Pribadi Saya

Permasalahan KB buat para ibu yang baru melahirkan ini susah-susah gampang ya Moms.