Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

6 Manfaat Jangka Panjang Belajar Mengenal Bentuk dan Warna

GROWTH & DEVELOPMENT  |  TODDLER  |  20 Jul '19


Si Kecil yang sedang belajar mengenal bentuk dan warna mungkin tampak menggemaskan. Di balik keimutannya ketika berusaha melafalkan bentuk dan warna, dia sedang membangun fondasi pertumbuhannya di masa datang.

Apa saja kemampuan dasar lain yang dapat berkembang lebih optimal apabila si Kecil diajak mengenal bentuk dan warna sedini mungkin? Ini dia jawabannya:

1. Memahami matematika lebih dini

Saat si Kecil bermain dengan balok, puzzle, dan wadah mainan sesuai bentuk, dia belajar geometri pertamanya. Permainan-permainan tersebut mengajarkan konsep geometris termasuk bentuk, ukuran, ruang, dan posisi kepada si Kecil. Pengalaman ini akan memberinya fondasi yang baik untuk mengerjakan tugas-tugas geometris di sekolah yang lebih rumit. Belajar mengenal bentuk juga cocok untuk belajar matematika awal. Si Kecil akan mempelajari bahwa segitiga memiliki tiga sisi, bujur sangkar memiliki empat sisi, dan seterusnya.

2. Belajar menyortir dan mengategorikan

Si Kecil yang terpapar berbagai macam bentuk dan warna akan belajar memikirkan atribut benda dan mengamati persamaan serta perbedaan benda-benda tersebut. Selain merupakan bentuk pembelajaran matematika awal, kegiatan ini juga membantu mereka mengembangkan pemikiran logis yang mereka perlukan untuk memecahkan masalah.

3. Mengenal huruf dan angka

Huruf-huruf dan angka-angka memiliki bentuk-bentuk yang unik satu sama lain. Jika si Kecil sudah belajar tentang bentuk sedini mungkin, dia akan lebih siap untuk mengenali huruf dan angka di masa depan. Ketika belajar menggambar, dia juga akan belajar menuliskan huruf-huruf dan angka-angka tersebut. Permainan yang melibatkan pola membantu mengembangkan keterampilan pra-membaca si Kecil.

4. Menggunakan kosakata deskriptif

Dengan mempelajari bentuk dan warna, si Kecil memiliki kosa kata yang lebih kaya ketika mengekspresikan apa yang dia lihat, apa yang dia inginkan, dan ide-ide apa yang dia miliki. Keterampilan bahasa reseptif, seperti mengikuti arahan, juga sering mengandalkan kosa kata bentuk dan warna (Misalnya, “Tolong ambilkan pensil warna biru.”). Mengajarkan bentuk dan warna kepada si Kecil sedini mungkin dapat meningkatkan keterampilan berbahasanya.

5. Mampu memilah-milah informasi berdasarkan visual

Dunia terdiri dari berbagai bentuk dan warna. Begitu si Kecil mulai mengasosiasikannya dengan benda-benda yang sudah dikenalnya, dia dapat memindai lingkungannya secara efisien dengan menyaring informasi yang tidak perlu. Misalnya, saat dia ingin mencari mainan mobil pemadam kebakaran di kotak mainannya, dia dapat menemukannya dengan cepat karena mengabaikan segala sesuatu yang tidak berwarna merah.

6. Mengetahui tanda bahaya

Tanda dan simbol menggunakan warna untuk memberikan informasi tambahan mengenai kesehatan dan keamanan. Misalnya, tanda merah kerap dimaksudkan untuk mengindikasikan adanya “bahaya” atau “berhenti”. Warna juga dapat mengindikasikan kesehatan seseorang. Seseorang yang kulitnya membiru kemungkinan mengalami memar. Sementara itu, orang yang kulitnya kemerahan bisa jadi karena terlalu lama berada di bawah terik matahari. Moms dapat memberi tahu si Kecil tentang informasi tersebut dan memintanya untuk segera melapor ke orang dewasa yang dikenalnya apabila menemukan tanda-tanda tersebut pada tubuhnya.

Si Kecil idealnya sudah dapat mengenal bentuk sederhana ketika usianya 2,5 tahun. Dia juga seharusnya sudah dapat mengidentifikasi banyak bentuk ketika usianya menginjak 3 tahun. Demikian juga untuk warna. Waktu yang tepat untuk mengajarkan berbagai macam warna adalah ketika dia berusia 18 bulan hingga 2,5 tahun.

Untuk membantu si Kecil mempelajari bentuk dan warna, Moms bisa membuat permainan berburu bentuk. Caranya, potonglah kertas-kertas berwarna menarik menjadi bentuk-bentuk tertentu yang unik. Lalu, sebarkan kertas-kertas tadi di sekitar rumah di tempat yang aman dijangkau anak-anak. Kemudian, minta si Kecil mencari bentuk yang dimaksud dengan menginstruksikan perintah sederhana. Atau, kumpulkan sejumlah benda yang berbeda dan bantu si Kecil mengurutkannya menjadi tumpukan sesuai dengan bentuk.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

279 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ide Bermain Anak Selama Masa Pandemi

Moms, yuk ajak si Kecil bermain dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

Review Happy Small World Joy Box - Baby Multifunction Box

Simak review Happy Small World Joy Box berikut ini yuk Moms and Dads.

Baby Gym untuk Bayi 9 bulan sampai 3 tahun

Apa saja manfaat baby gym untuk si Kecil? Yuk simak bersama berikut ini.

Tips Toilet Training Heidy

Si Kecil hampir memasuki masa toilet training? Simak tips berikut ini yuk!

Manfaat Tidur Siang untuk Si Kecil

Apa saja manfaat tidur siang untuk si Kecil? Apa akibatnya jika ia tidak tidur siang? Simak berikut ini.

Ide Stimulasi Motorik si Kecil Usia 2-3 Tahun

Si Kecil usia 2-3 tahun masih perlu distimulasi untuk perkembangan motoriknya? Simak yang berikut ini.

Anakku Senang Menyikat Gigi

Ritual menyikat gigi pada anak harus dilakukan sejak dini ya Moms, agar si Kecil terbiasa dengan kegiatan tersebut

6 Alasan Mengapa Melompat Penting bagi Kemajuan Motorik Kasar si Kecil

Melompat meningkatkan beberapa keterampilan yang sangat signifikan bagi perkembangan fisik si Kecil.

Waktu Terbaik untuk Membeli Sepasang Sepatu Pertama si Kecil

Moms tidak perlu membelikan sepatu pertama untuk si Kecil sampai dia berjalan dengan percaya diri di luar.

4 Aktivitas Menyenangkan untuk Bayi Berumur 16 Bulan

Agar si Kecil selalu aktif, Moms bisa mengajaknya bermain empat aktivitas berikut ini

Kapan Sebaiknya si Kecil Mulai Minum dari Cangkir?

Belajar menggunakan cangkir adalah salah satu keahlian penting yang harus dipelajari si Kecil.

4 Keunggulan Puzzle Sebagai Sarana Pendukung Perkembangan si Kecil

Mainan puzzle mendukung hampir setiap bidang perkembangan balita. Tapi bukan puzzle yang digital ya Moms.

3 Permainan Menarik untuk Menstimulasi Balita 19 Bulan

Dalam menstimulasi perkembangannya pada usia ini, Moms bisa mengajaknya melakukan ketiga aktivitas berikut!

4 Permainan Seru Ini Mampu Kembangkan Panca Indera Anak Usia 18 Bulan

Meskipun si Kecil sudah berjalan dengan lincah, dia masih tetap memerlukan aktivitas stimulasi.

Kenali Sindrom Asperger, Gejala Autisme

Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang termasuk dalam gangguan spektrum autisme.

Mengenal 7 Macam Stimulasi Sensorik pada Anak

Sistem sensorik adalah bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk memproses informasi sensorik.

Memilih Sekolah Anak Dari Pandangan Saya yang Pernah Menjadi Guru

Apakah sang buah hati sudah waktunya masuk sekolah? Bagaimana tips memilih sekolah menurut seorang guru?

Ide Bermain untuk si Kecil: Sticky Spider Web

Apakah Moms sedang kehabisan ide untuk permainan si Kecil? Mungkin permainan ini bisa dicoba, agar si Kecil tidak bosan.

Anak Spesialis vs Generalis

Pernah dengar tentang templet generalis dan specialist? Yuk kita sama-sama belajar tentang templet tersebut