Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

6 Alasan Mengapa Melompat Penting bagi Kemajuan Motorik Kasar si Kecil

GROWTH & DEVELOPMENT  |  TODDLER  |  10 Aug '19


Tepat saat si Kecil mulai belajar berlari, dia mulai bereksperimen dengan melompat. Ternyata, melompat meningkatkan beberapa keterampilan yang sangat signifikan bagi perkembangan fisik si Kecil terutama keterampilan motorik kasar. Sebelum mengetahui alasan mengapa melompat penting bagi kemajuan motorik kasar si Kecil, Moms harus tahu kapan dan bagaimana dia belajar melompat.

Secara umum, balita biasanya memiliki dorongan untuk melompat saat usianya antara 16-18 bulan. Dia akan mulai melompat di tempatnya, kakinya nyaris tidak meninggalkan lantai. Lalu, dia akan melompat dari benda/permukaan rendah ke bawah, mendarat dengan kedua kakinya. Kemudian, dia akan mulai melompati benda, melompat ke depan dan akhirnya melompat dengan satu kaki.

6 alasan mengapa melompat itu penting, mendorong beberapa area pengembangan seperti:

1. Kekuatan otot

Melompat membutuhkan banyak kekuatan dan tenaga sehingga terus mengembangkan otot yang penting untuk semua gerakan motorik kasar.

2. Kekuatan tulang

Melompat memberi semacam tekanan pada tulang. Tekanan tersebut membantu tulang tumbuh dan mengeras.

3. Perencanaan dan pengurutan motorik

Melompat membutuhkan perencanaan dan pengurutan motorik yang berkelanjutan. Keterampilan ini memungkinkan manusia untuk merencanakan dan melaksanakan gerakan untuk menavigasi lingkungan dengan aman.

4. Keseimbangan

Melompat mengajarkan si Kecil menyeimbangkan tubuhnya dengan cara yang lain.

5. Kesehatan

Aktivitas fisik merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan, dan melompat adalah pusat dari banyak aktivitas fisik khas anak-anak (misalnya menari atau bermain engklek). Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak saat ini kurang aktif secara fisik yang menyebabkan kemungkinan mereka tidak menguasai kemampuan untuk melompat. Tidak menguasai kemampuan ini dapat mencegah mereka dari aktif secara fisik.

6. Interaksi sosial

Karena melompat adalah fitur utama dari permainan anak-anak, anak-anak yang tidak percaya diri melompat dapat menghindar dari kegiatan, permainan dan olahraga yang membangun keterampilan sosial yang berharga.

Jika si Kecil mendekati usia tiga tahun dan tidak dapat melompat, tidak memiliki kekuatan yang cukup di kakinya untuk turun dari tanah, sering jatuh saat melompat, hanya mendorong dari satu sisi, atau menunjukkan rasa takut yang ekstrem untuk melompat, hubungi dokter anak atau ahli terapi fisik.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

273 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ide Bermain Anak Selama Masa Pandemi

Moms, yuk ajak si Kecil bermain dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

Review Happy Small World Joy Box - Baby Multifunction Box

Simak review Happy Small World Joy Box berikut ini yuk Moms and Dads.

Baby Gym untuk Bayi 9 bulan sampai 3 tahun

Apa saja manfaat baby gym untuk si Kecil? Yuk simak bersama berikut ini.

Tips Toilet Training Heidy

Si Kecil hampir memasuki masa toilet training? Simak tips berikut ini yuk!

Manfaat Tidur Siang untuk Si Kecil

Apa saja manfaat tidur siang untuk si Kecil? Apa akibatnya jika ia tidak tidur siang? Simak berikut ini.

Ide Stimulasi Motorik si Kecil Usia 2-3 Tahun

Si Kecil usia 2-3 tahun masih perlu distimulasi untuk perkembangan motoriknya? Simak yang berikut ini.

Anakku Senang Menyikat Gigi

Ritual menyikat gigi pada anak harus dilakukan sejak dini ya Moms, agar si Kecil terbiasa dengan kegiatan tersebut

Waktu Terbaik untuk Membeli Sepasang Sepatu Pertama si Kecil

Moms tidak perlu membelikan sepatu pertama untuk si Kecil sampai dia berjalan dengan percaya diri di luar.

4 Aktivitas Menyenangkan untuk Bayi Berumur 16 Bulan

Agar si Kecil selalu aktif, Moms bisa mengajaknya bermain empat aktivitas berikut ini

Kapan Sebaiknya si Kecil Mulai Minum dari Cangkir?

Belajar menggunakan cangkir adalah salah satu keahlian penting yang harus dipelajari si Kecil.

4 Keunggulan Puzzle Sebagai Sarana Pendukung Perkembangan si Kecil

Mainan puzzle mendukung hampir setiap bidang perkembangan balita. Tapi bukan puzzle yang digital ya Moms.

6 Manfaat Jangka Panjang Belajar Mengenal Bentuk dan Warna

Ada kemampuan dasar lain yang bisa berkembang jika si Kecil mengenal bentuk dan warna sedini mungkin.

3 Permainan Menarik untuk Menstimulasi Balita 19 Bulan

Dalam menstimulasi perkembangannya pada usia ini, Moms bisa mengajaknya melakukan ketiga aktivitas berikut!

4 Permainan Seru Ini Mampu Kembangkan Panca Indera Anak Usia 18 Bulan

Meskipun si Kecil sudah berjalan dengan lincah, dia masih tetap memerlukan aktivitas stimulasi.

Kenali Sindrom Asperger, Gejala Autisme

Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang termasuk dalam gangguan spektrum autisme.

Mengenal 7 Macam Stimulasi Sensorik pada Anak

Sistem sensorik adalah bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk memproses informasi sensorik.

Memilih Sekolah Anak Dari Pandangan Saya yang Pernah Menjadi Guru

Apakah sang buah hati sudah waktunya masuk sekolah? Bagaimana tips memilih sekolah menurut seorang guru?

Ide Bermain untuk si Kecil: Sticky Spider Web

Apakah Moms sedang kehabisan ide untuk permainan si Kecil? Mungkin permainan ini bisa dicoba, agar si Kecil tidak bosan.

Anak Spesialis vs Generalis

Pernah dengar tentang templet generalis dan specialist? Yuk kita sama-sama belajar tentang templet tersebut