Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Bahan Kimia yang Perlu Dihindari

OTHERS  |  20 Jun '17

Saat ini, trend produk baby skincare ialah berbahan alami dan berbahan organic. Keduanya jelas memiliki perbedaan. Skincare berbahan alami terbuat dari tumbuhan alami. Sedangkan skincare berbahan organic, terbuat dari tumbuhan organic yang dikembangkan dengan teknologi, dan tidak menggunakan pestisida. Baik bahan alami maupun organic, keduanya memiliki kandungan bahan kimia yang minim, sehingga bukan berarti alami atau organic, tanpa bahan kimia sama sekali.

Bahan kimia dibutuhkan dalam produk skincare, sekalipun produk tersebut berbahan alami atau organic untuk mengoptimalkan performa bahan aktif, misalnya untuk menjaga produk supaya dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. Namun, penggunaan bahan kimia pada produk alami dan organic merupakan bahan kimia yang memang aman digunakan dan dalam dosis yang tepat, tidak berlebihan.

Kulit Si Kecil berbeda dengan kulit orang dewasa. Kulit Si Kecil cenderung lebih tipis sehingga lebih sensitive dengan zat asing dan rentan dengan iritasi. Berikut adalah 5 bahan kimia yang banyak ditemukan dalam produk skincare dan harus dihindari:

1. Mineral Oil

Mineral Oil merupakan “cheap petroleum” yang banyak ditemukan pada produk cream seperti lotion dan diaper cream, perawatan rambut, baby wipes, dan oil. Beberapa perusahaan kosmetik besar menggunakan mineral oil sebagai bahan dasar produknya karena harga mineral oil tergolong murah dan sebagai lubrikasi. Akan tetapi, mineral oil dapat menyumbat pori-pori kulit dan menghalangi proses pernapasan alami kulit. Mineral Oil yang biasa ditemukan pada label adalah mineral oil, petrolatum, paraffinum, parrafinum liquididum.

2. Parabens

Parabens berperan untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang banyak digunakan pada industry kosmetik dan makanan. Parabens berbahaya karena sifatnya yang irritant dan dapat merusak DNA dengan mengganggu fungsi hormone. Dampak penggunaan parabens dapat meningkatkan resiko kanker payudara dan kerusakan permanen pada perkembangan sistem kontrol kelenjar (endokrin). Parabens yang biasa ditemukan pada label adalah Ethylparaben, butylparaben, methylparaben, propylparaben, other ingredients ending in –paraben.

3. Phenoxyethanol

Phenoxyethanol merupakan zat antiseptic yang sering diklaim sebagai produk “all natural” dan banyak digunakan pada produk kosmetik sebagai zat pengganti parabens. Phenoxyethanol memiliki potensi allergen dan irritant, bahkan penggunaan Phenoxyethanol dengan konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan penyakit muntaber. Selain pada produk kosmetik dan baby skin care, Phenoxyethanol juga banyak ditemukan pada Nipple Cream untuk Moms.

4. SLES/SLS

Sodium lauryl ether sulfate (SLES) atau Sodium lauryl sulfate (SLS) merupakan golongan deterjen dan zat surfaktan yang banyak digunakan pada produk sabun dan shampoo untuk menghasilkan busa. Kandungan SLES/SLS sebaiknya dihindari pada produk mandi Si Kecil karena sifatnya yang dapat menyengat mata, bersifat irritant, serta dapat menyebabkan ruam kulit, kerontokan rambut, cradle cap, dan alergi. SLES/SLS memiliki pH yang terlalu tinggi (golongan basa pH 10-12) untuk kulit manusia yang tergolong asam dengan pH netral 6-7. SLES/SLS yang biasa ditemukan pada label adalah SLS, SLES, sodium dodecyl sulfate, sodium PEG lauryl sulfate,

5. Polyethylene glycol

Polyethylene glycol atau PEG merupakan bagian dari polimer ethylene glycol sebagai moisturizer, dan untuk menjaga kestabilan produk. PEG bersifat irritant pada kulit Si Kecil yang cenderung sensitive. PEG membantu zat-zat asing dengan mudah menembus lapisan epidermis, sehingga kandungan PEG dalam produk skincare Si Kecil harus dihindari. PEG yang biasa ditemukan pada label biasanya diikuti dengan angka. Semakin rendah angka menunjukkan bahwa semakin mudah zat terserap oleh kulit.

So, Mom, untuk memilih skincare yang tepat bagi Si Kecil, sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan sisi harganya saja, melainkan juga kandungan di dalamnya. Let’s start reading the lable, because your baby deserves better!

By: Gabriela Iridi

5968 Gabriela Iridi

Comments