Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Tips Atasi Cadel pada Anak

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  08 Oct '18


Cadel adalah suatu fenomena saat orang tidak mampu dengan jelas mengucapkan kata-kata dengan huruf tertentu. Apabila huruf tersebut itu ada dalam namanya, kemungkinan dia akan kesusahan menyebutkan namanya sendiri kepada orang lain. Bisa saja hal ini membuat kepercayaan dirinya menurun dan memberikan dampak pada kehidupan sosialnya.

Cadel dapat disebabkan karena penggunaan dot atau empeng, tongue-tie (ankyloglossia), dan lidah terlalu menjorok ke luar gigi. Kebiasaan mengisap dot saat bayi bisa membuat lidah si Kecil terdorong ke depan, di antara gigi. Kebiasaan ini dapat membuatnya kesulitan mengucapkan huruf s dan z.

Sementara itu, penyebab anak cadel lainnya yaitu tongue-tie terjadi ketika jaringan yang menempel di lidah hingga bagian bawah mulut terlalu pendek. Gangguan yang bisa saja muncul saat si Kecil lahir ini membatasi pergerakan lidah saat berbicara.

Tips Mengatasi Cadel Pada Anak

  1. Ajari si Kecil mengucapkan kata-kata berisi huruf yang tidak bisa dia ucapkan dengan jelas berkali-kali dan sesering mungkin.

  2. Cegah si Kecil mengisap ibu jari. Segera lepas tangannya dari dalam mulut karena hal ini bisa memicu cadel.

  3. Dorong si Kecil untuk bermain dengan mainan yang dapat melatih kekuatan motorik mulutnya, misalnya meniup gelembung air sabun dan meniup terompet mainan.

  4. Usahakan agar si Kecil selalu minum dengan sedotan. Diketahui, gerakan mengisap dengan sedotan dapat melatih kekuatan motorik mulut anak.

  5. Latih si Kecil untuk merapatkan gigi atas dan gigi bawah saat mengucapkan huruf s. Gunakan bantuan cermin agar anak cepat paham dan ingat cara melakukannya.

Anak yang cadel dapat dibawa ke tempat terapi wicara. Moms juga dapat memeriksakan anak dengan dokter spesialis. Dokter dapat saja merekomendasikan operasi frenuloplasty sebagai langkah penyembuhan tongue-tie.

Selain itu, hindarilah pemakaian dot pada bayi dan balita. Jika perlu, pilih dot yang dikemas khusus untuk bayi baru lahir. Dot jenis ini biasanya berukuran lebih kecil daripada dot biasa, lebih lembut, dan kurang berdampak negatif pada kemampuan bicara anak kelak. Saat usia si Kecil menginjak 18 bulan, Moms harus sebisa mungkin mengurangi pemakaian dot.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

939 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?