Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Tes Kesehatan Selama Antenatal Care

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  27 May '19


Antenatal care (perawatan kehamilan) adalah perawatan kesehatan untuk mendukung Moms yang sedang hamil. Tujuan antenatal care adalah memastikan Moms dan si Kecil yang belum lahir sehat selama kehamilan.

Moms akan ditawari untuk menjalani tes dan pemeriksaan selama kehamilan untuk mengawasi kesehatan Moms dan si Kecil. Dokter juga akan memberikan informasi untuk membantu memutuskan apakah Moms perlu menjalani tes dan pemeriksaan tersebut atau tidak.

Pada janji temu antenatal pertama, perawat akan menjelaskan tentang berbagai macam tes dan cek kesehatan yang ditawarkan, termasuk alasan mereka memberikannya. Tes tersebut akan mencakup pemindaian ultrasound, tes skrining, dan diagnostik lainnya untuk memeriksa perkembangan si Kecil.

Tes kesehatan rutin selama kehamilan

Tes-tes kesehatan rutin selama kehamilan Moms akan membantu menemukan masalah-masalah tertentu yang mungkin muncul pada kehamilan. Tes-tes ini akan dilakukan pada setiap janji antenatal.

1. Pemeriksaan tekanan darah

Tekanan darah diukur dengan menggunakan manset yang melilit lengan atas Moms. Sebaiknya, kenakan atasan berlengan pendek saat menjalani tes pemeriksaan tekanan darah. Idealnya, pemeriksaan tekanan darah harus dilakukan pada lengan  yang sama setiap kali.

Dari bacaan alat pemeriksa tekanan darah, dokter dapat mendeteksi apakah tekanan darah Moms terlalu tinggi atau terlalu rendah. Tekanan darah yang meningkat selama kehamilan dapat menjadi tanda peringatan pre-eklampsia, suatu kondisi kehamilan yang bisa menjadi serius apabila tidak segera ditangani.

2. Tes urin

Moms akan diminta untuk memberikan sampel urine pada setiap konsultasi antenatal. Perawat akan memberikan alat yang diperlukan untuk mengambil sampel. Sampel urine terpenting adalah yang diambil di tengah-tengah buang air kecil. Dokter akan memeriksa urine Moms untuk melihat apakah ada tanda-tanda infeksi dan kondisi tertentu yang dapat disebabkan oleh kehamilan, seperti pre-eklampsia dan diabetes gestational.

3. Tes darah

Selama kehamilan, biasanya tes darah hanya akan dilakukan dua kali. Moms mungkin perlu menjalani tes darah lebih dari dua kali apabila ada kondisi tertentu.

Tes darah yang pertama akan dilakukan pada awal kehamilan untuk mengetahui:

  • Golongan darah dan status rhesus Moms
  • Kemungkinan terinfeksi Hepatitis B, sifilis atau HIV
  • Apakah Moms mengalami anemia zat besi
  • Kekebalan Moms terhadap campak Jerman (rubella)
  • Adanya kondisi darah tertentu seperti anemia sel sabit atau talasemia

Tes darah kedua akan dilakukan ketika kehamilan Moms berusia sekitar 28 minggu untuk memeriksa kadar zat besi dan, dalam beberapa kasus, apakah Moms menderita diabetes kehamilan atau tidak.

4. Mengukur pertumbuhan si Kecil

Memasuki usia kehamilan 24 minggu, dokter akan mulai mengukur benjolan yang tumbuh untuk memeriksa apakah janin tumbuh dengan baik. Tes sederhana ini dilakukan dengan menggunakan meteran dan dengan menggunakan satuan sentimeter. Ukuran idealnya adalah harus sama dengan usia kehamilan Moms dengan toleransi 1-2 cm.

5. Palpasi perut

Pemeriksaan palpasi perut (merasakan rahim) bertujuan untuk memeriksa posisi janin. Tes ini biasanya dilakukan pada saat usia kehamilan 36 minggu atau lebih awal. Ini membantu dokter mengetahui apakah posisi janin tepat untuk dilahirkan. Selain memeriksa posisi janin, dokter juga akan mendengarkan detak jantung janin.

Itulah lima tes kesehatan antenatal care, tujuan, dan cara melaksanakannya. Semoga bermanfaat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

320 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bumil Harus Tahu! Ini Persiapan Menghadapi Perkembangan Kehamilan di Minggu 27

Di usia kandungan minggu 27, bagaimana kondisi kehamilan Moms dan seperti apa perkembangan janin?

Hati-hati Terhadap Kehamilan Lebih Bulan, Kenali Tanda-tandanya!

Kehamilan lebih bulan atau melewati HPL cukup berbahaya bagi Moms dan bayi. Yuk kenali apa saja tandanya.

Ingin Mempercepat Persalinan? Lakukan Induksi Alami!

Jika sudah mendekati HPL tapi tak ada kontraksi yang dirasakani, coba lakukan induksi alami seperti berikut.

Manfaat Buah Naga Bagi Ibu Hamil 8 Bulan

Moms, buah naga sangat penting untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Mengapa sangat penting? Apa saja manfaatnya?

Pentingnya Madu untuk Kehamilan 9 Bulan

Mendekati persalinan, Mom masih tetap harus menjaga supan gizi, dan salah satu caranya ialah dengan mengonsumsi madu.

Sumber Makanan Vitamin C untuk Ibu Hamil 9 Bulan

Vitamin C merupakan salah satu asupan yang penting bagi ibu hamil. Makanan apa saja yang kaya akan vitamin C?

Hamil 9 Bulan: Apa Saja Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari?

Mendekati masa persalian, Mom tetap harus menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh dan janin.

Tips Melahirkan Dengan Cepat dan Normal

Bagaimana caranya agar proses persalinan normal bisa berjalan dengan cepat? Yuk, simak tips berikut ini.