Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Produk Kecantikan yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

HEALTH TIPS  |  MOM STYLE  |  PREGNANCY  |  21 May '19

Ketika hamil, Moms seolah-olah membungkus diri dalam bungkus gelembung selama tiga bulan pertama. Pada saat tersebut, peluang keguguran mencapai titik tertinggi sehingga Moms umumnya harus waspada dengan apa yang Moms kenakan dan konsumsi.

Dokter kandungan dan dokter kulit menyarankan kepada para ibu hamil untuk menghindari sejumlah produk kecantikan. Kulit adalah organ terbesar Moms. Apa yang Moms aplikasikan pada kulit akan langsung terserap ke dalam tubuh. Ini berarti, jika ada produk yang berbahaya bagi si Kecil dalam kandungan, produk tersebut jangan sampai mampir di kulit Moms.

Inilah lima produk kecantikan kulit yang paling disarankan untuk dihindari selama kehamilan:

1. Retinoid topikal

Retinol pada dasarnya adalah vitamin A dosis tinggi. Konsumsi vitamin A berlebihan selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir. Sementara penelitian memang menunjukkan bahwa jumlah vitamin A topikal yang Moms serap sangat minim, selalu baik untuk berjaga-jaga menghindari kemungkinan terburuk. Apalagi, jika kandungan vitamin A dalam produk tersebut lebih tinggi.

2. Suntikan kecantikan

Tidak ada riset jangka panjang yang cukup tentang suntikan kecantikan selama kehamilan. Botox, filler, dll. perlu dihindari ketika Moms sedang hamil dan menyusui karena tidak diketahui efek yang mungkin dapat diturunkan kepada si Kecil.

3. Formaldehida

Kandungan formaldehida pada produk kecantikan jauh lebih banyak daripada yang Moms sadari. Pernis kuku dan banyak produk rambut, baik di salon maupun yang dijual bebas, mengandung formaldehida. Zat ini juga merupakan karsinogen sehingga penggunaan berkelanjutan telah dikatakan menyebabkan infertilitas dan keguguran.

4. Hydroquinone

Zat hydroquinone sangat umum ditemukan baik di zat pelurus rambut maupun krim pencerah kulit. Biasanya, produk-produk ini ditemukan di salon rambut. Meskipun penelitian telah menemukan bahwa hydroquinone bukanlah produk yang paling harus dihindari ibu hamil, para peneliti telah menganjurkan bahwa sebaiknya Moms menghindari produk dengan kandungan tersebut.

5. Benzoil peroksida

Bahan ini ada di dalam produk jerawat. Beberapa wanita hamil cenderung memiliki masalah kulit berjerawat selama kehamilan. Moms mungkin juga merasakan keluhan yang sama. Ini bisa membuat Moms ingin menggunakan produk penghilang jerawat. Akan tetapi, pastikan Moms memeriksa bahan-bahannya terlebih dahulu karena sebagian besar bahan-bahan ini perlu dihindari selama hamil. Cobalah alternatif alami seperti minyak lemon atau tree tea oil.

Semoga bermanfaat.

486 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Daftar Produk Kecantikan yang Harus Diwaspadai Selama Hamil

Apa pun yang Moms aplikasikan di kulit Moms berpotensi memengaruhi perkembangan janin

Cantik Tak Selalu Harus Kurus, Moms

Seseorang tidak selalu terlihat cantik karena kurus, melainkan karena tubuhnya yang sehat, segar dan fit.