Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Mitos Tentang Kesuburan Wanita Berbadan Subur

PREGNANCY  |  03 Jul '19


Masalah kesuburan dapat dialami oleh wanita dengan berbagai bentuk tubuh. Namun, mitos yang terkesan merendahkan sering dialamatkan kepada mereka yang berbadan subur (plus size).

Berikut ini lima mitos tentang kesuburan wanita plus size dan bantahannya

1. Mitos: Wanita berbadan subur lebih sulit hamil daripada wanita bertubuh proporsional

Faktanya, pasangan dengan bentuk tubuh ideal dan sehat dapat menghabiskan hingga satu tahun untuk dapat memiliki keturunan/hamil. Meskipun demikian, memiliki berat badan di atas rata-rata dapat menimbulkan ketidakseimbangan hormonal yang berperan penting dalam siklus menstruasi Moms. Tambahan pula, kelainan dalam ovulasi dapat membuat hamil lebih sulit atau tidak mungkin dengan intervensi medis.

Masalah fertilitas terkait berat badan berlebih tidak hanya dialami oleh wanita saja. Testosteron pria bertubuh gempal juga diketahui lebih sedikit daripada pria dengan tubuh ideal. Mereka juga lebih mungkin mengalami komplikasi saat memproduksi sperma.

2. Mitos: Wanita yang menderita sindrom ovarium polikistik tidak akan mungkin memiliki anak

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah salah satu dari kelainan hormon wanita. Sindrom tersebut merupakan salah satu faktor utama infertilitas wanita dengan beragam bentuk tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa wanita plus size memang memiliki kemungkinan lebih besar menderita PCOS. Meskipun demikian, PCOS tidak membuat Moms tidak bisa hamil dengan normal. Jangan khawatir dan tetaplah berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani perawatan kesuburan.

3. Mitos: Wanita bertubuh subur harus menurunkan berat badan untuk meningkatkan kemungkinan dapat hamil

Penurunan berat badan yang signifikan sering dijadikan rekomendasi standar ketika seorang wanita dengan berat badan lebih berkonsultasi dengan dokter tentang konsepsi. Namun, ketika mereka melakukan tindakan ekstrem untuk menurunkan berat badan, hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh mereka, termasuk dehidrasi, kelelahan fisik, rasa sakit karena lapar, penyakit kandung empedu dan sebagainya. Operasi penurunan berat badan juga memiliki banyak risiko dan waktu tunggu satu tahun sebelum hamil setelah operasi.

Studi memang menunjukkan bahwa penurunan berat badan 5% atau 10% pun dapat meningkatkan kesuburan. Salah satu saran yang menurut banyak wanita bermanfaat, adalah mulai memperlakukan tubuh mereka seolah-olah mereka sudah hamil ketika mereka berusaha untuk hamil. Fokus pada makan makanan bergizi, aktif secara fisik, dan mengonsumsi vitamin harian. Upaya-upaya menuju kesehatan secara keseluruhan ini, apakah itu mengarah pada penurunan berat badan atau tidak, akan mendukung kesehatan mental dan fisik yang optimal sebelum, selama dan setelah pembuahan.

4. Mitos: Dokter spesialis kesuburan tidak mau membantu wanita plus size

Secara teknis, mitos ini tentu saja salah karena dokter disumpah untuk profesional dalam mengemban tugasnya. Seorang dokter tentu harus membantu siapa pun pasiennya, dalam hal ini, wanita dengan bentuk tubuh apa pun.

Meskipun demikian, mungkin saja ada oknum dokter yang menolak untuk membantu perawatan kesuburan wanita berbadan subur (plus size). Jika ini terjadi, carilah klinik atau rumah sakit yang ramah dengan wanita dari semua kalangan dan bentuk tubuh. Pertimbangkan untuk bertanya kepada teman dengan ukuran tubuh serupa dengan Moms tentang pengalaman mereka dengan penyedia perawatan dan spesialis kesuburan.

Jika Moms menjalani perawatan kesuburan di tempat yang mengucilkan Moms atau membuat Moms merasa malu dengan bentuk tubuh Moms, ingatlah bahwa Moms memiliki hak untuk menggugat mereka. Setiap orang berhak diperlakukan dengan bermartabat dan hormat.

5. Mitos: Wanita yang mengalami obesitas tidak boleh menjadi seorang ibu

Mitos ini tentu saja sangat mengecewakan. Banyak wanita dikucilkan dan direndahkan keinginannya untuk memiliki keturunan karena ukuran mereka. Kita sering mengalami penilaian dari keluarga kita, masyarakat umum, bahkan dari diri kita sendiri karena ukuran kita.

Faktanya, Moms memiliki hak untuk menjadi ibu sama seperti orang lain. Tubuh besar Moms tidaklah cacat. Tubuh setiap wanita itu luar biasa! Mulai sekarang, fokuslah pada pemenuhan nutrisi dan aktivitas fisik yang membuat Moms merasa nyaman dengan tubuh Moms. Tetaplah berpikir positif tentang tubuh Moms!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

670 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Melahirkan Lancar Aman Damai dengan BPJS #sharingbubuice

#sharingbubuice Ada yang masih hamil? Ada yg pegang kartu bpjs? Disimpen baik-baik ya kali aja kepake 😍 Oke jadi sebelumnya aku uda banyak de [...]

Tips Tradisional, Murah & Mudah agar ASI Lancar Jaya

Masalah yang paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah kurangnya produksi ASI . Sayangnya, banyak ibu yang tidak mengetahui cara [...]

Pengalaman Melahirkan Prematur

Kita yang merencanakan Allah yang menentukan. Benar benar diluar rencana. Saat aku sudah merencanakan lahiran normal di bidan dekeeeet bgt dari [...]

Pengalaman melahirkan di masa pandemi Covid-19

Akhirnya aku bisa menyempatkan waktu untuk nulis artikel lagi, karena masih repot ngurusin bayi dan batitaku. 2 Bulan lalu aku melahirkan di [...]

Bahayakah Jika Ibu Hamil Makan Nanas?

Bahayakah Jika Ibu Hamil Makan Nanas? Kita tentu sering sekali mendengar tentang bahayanya makan nanas ketika hamil. Banyak yang berkata bahwa [...]

Persiapan, Resiko dan Keuntungan Hamil di Usia 35 tahun

Moms berusia 35 tahun atau lebih dan merindukan kehamilan? Perhatikan hal-hal berikut ini ya.

Tips Meminimalisir Kehamilan Resiko Tinggi

Bagi yang merencanakan kehamilan, simak yang satu ini yuk.

Pengalamanku Berpuasa Saat Hamil Muda

Yuk simak tips berpuasa bagi ibu hamil muda berikut ini.

Tidur Siang Saat Hamil Bisa Sebabkan Bayi Lahir dengan Craddle Cap?

Betulkah tidur siang di saat hamil dapat menyebabkan si Kecil terlahir dengan cradle cap?

Tips Menjalani Kehamilan dengan Nyaman

Siapa ibu hamil disini yang sering khawatir? Rasa stres dan khawatir bisa membuat kehamilan jadi ga nyaman loh.

Tips Meminimalisir Stretch Mark Selama Kehamilan

Bagaimana caranya menimalisir stretchmark selama kehamilan? Yuk, simak tips berikut ini.

Macam-macam Test Lab Selama Kehamilan

Tes laboratorium sangat penting dalam menunjang kesehatan kehamilan. Simak macam-macam tes lab selama kehamilan berikut ini, Moms!

Manfaat Birth Ball untuk Persalinan

Bermanfaatkah birth ball di masa kehamilan dan juga saat bersalin? Yuk, simak bersama berikut ini.

Sisi Positif dan Negatif Es Krim untuk Ibu Hamil

Siapa disini yang suka es krim? Bagaimana dengan mengonsumsi es krim selama masa hamil, boleh tidak? Yuk, simak berikut ini.

Manfaat Prenatal Gentle Yoga

Apa saja manfaat dari prenatal yoga? Yuk, kita simak cerita yang satu ini!

Bumil Pelihara Kucing? Aman Nggak Sih?

Amankah untuk ibu hamil memelihara kucing? Bagaimana dengan risiko toksoplasma? Yuk simak yang berikut ini.

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Mitos tentang masa kehamilan masih banyak terdengar. Yuk simak mitos-mitos berikut ini sehingga kita menjadi lebih bijak.

Tips Babymoon Aman dan Nyaman

Moms and Dads sedang merencanakan babymoon? Simak tips berikut ini agar liburannya berjalan dengan baik ya!

Sakit Pinggang: Tanda Kehamilan, atau Hanya Menstruasi?

Bingung apakah Moms sedang mengalami tanda menstruasi atau hamil? Mari simak beberapa perbedaan berikut.

5 Mitos Tentang Seks di Kolam Renang dan Bak Air Panas

Banyak pernyataan seputar berhubungan seks di dalam air yang bermunculan, tapi apakah itu fakta atau mitos?