Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Langkah Menyiasati Insecure dan Mompetition

PARENTING  |  24 Sep '18


"Anak dia usia dua tahun sudah hapal alphabet. Kenapa anakku belum, ya? Mungkin memang aku yang gak becus mendidik anak!" Hayo, siapa yang pernah membatin seperti ini ketika “tenggelam” dalam media sosial?

Menjadi orang tua di era disruption ini memberikan tantangan juga tuntutan yang lebih dari sebelumnya. Akses informasi yang berada di dalam genggaman, dibarengi dengan maraknya penggunaan sosial media menyebabkan lalu lintas informasi terbaharui setiap detiknya.

Bahkan setiap saya membuka sosmed, bertebaran postingan para orang tua mengenai anak-anaknya. Dimulai dari milestones, kreasi MPASI, berbagai tips seputar dunia parenting, hingga berbagai prestasi yang diraih anak.

Secara tidak langsung, berbagai postingan ini “mengundang” kita untuk berkompetisi. Istilah kerennya, sih, Mompetition. Padahal seperti yang kita semua ketahui, menjadi orang tua bukanlah sebuah kompetisi. Bukan perlombaan yang pada akhirnya akan ditentukan siapa yang menjadi pemenang.

Langkah apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghadapi Mompetition?

  1. Berdamai dengan diri sendiri
    Moms, disadari atau tidak, seringkali yang kita jadikan “kiblat” dalam mendidik anak adalah diri kita sendiri. Entah itu mengenai cita-cita yang belum tercapai, atau trauma masa kanak-kanak. Bahkan tuntutan ego yang menjadikan kita tidak mau merasa di bawah orang lain, dan banyak hal lainnya tentang diri kita yang belum “selesai”.
    Jika sampai kapanpun kita tidak mampu berdamai dengan diri sendiri, tidak bisa membedakan anatara hal yang kita inginkan dengan hal yang merupakan kebutuhan anak, maka sampai kapanpun kita akan selalu merasa insecure. Bukan hanya tidak sehat untuk diri sendiri, tapi efeknya akan negatif untuk anak kita.

  2. Follow the Child
    Setiap anak unik, terlahir dengan kelebihannya masing-masing. Hanya karena saat berumur 2 tahun anak kita belum hapal alphabet, sedangkan anak orang lain sudah khatam, bukan berarti anak kita lebih bodoh. Langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengenali anak-anak kita. Mengetahui ketertarikan alaminya, baru kemudian menentukan langkah  untuk membantu anak mengembangkan potensinya. Nature comes first, then following by the nurture.

  3. Senantiasa meng-upgarade diri dengan ilmu terkini
    Saat ini banyak seminar atau parenting talks yang bisa kita akses dengan mudah. Bahkan seminar online menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan para orang tua yang haus akan ilmu parenting, namun terkendala waktu dan jarak. Semakin banyak ilmu yang kita serap, maka akan semakin mengerti kita akan ‘keputusan’ yang diambil orang tua lain mengenai metode mendidik anak. Mengerti di sini bukan bermaksud untuk sok tahu, apalagi menghakimi , melainkan untuk meminimalisir perasaan insecure di dalam diri sendiri.

  4. Bersosialisasi dengan sesama ibu
    Bersosialisasi bukan artinya bergosip ya, Moms. Apalagi saling membandingkan setiap anak. Sosialisasi ini maksudnya ialah saling bertukar pendapat juga memberikan dukungan. Menjadi Ibu bukanlah perkara mudah.

  5. Bersyukur
    Moms, banyak orang di luar sana yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk menimang buah hati. Banyak pasangan di luar sana, yang jangankan berharap memiliki anak yang berprestasi ini dan itu,  diberikan kesempatan untuk menjadi orang tua secara biologis saja sungguh anugerah luar biasa! Jadi, apakah kita-kita yang sudah diberikan kesempatan menjadi orang tua, sebegitu lupa bersyukur, sehingga yang selalu kita lakukan adalah membandingkan anak kita dengan anak orang lain?

Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua, namun tak ada pula kata berhenti belajar menjadi orang tua yang lebih baik dari hari kemarin.

Semoga bermanfaat.

By: Rahayuni EVENDI

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1709 Rahayuni EVENDI

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]

HAND WASH AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Dimasa pandemi seperti saat ini mengharuskan kita untuk selalu ekstra dalam menjaga kebersihan baik didalam mau saat diluar rumah. Mulai dari [...]

Jadi Pasangan Kompak untuk Kejar Mimpi

Yuk ikutan live talkshow Keluarga Kejar Mimpi bersama Arief Muhammada, Tiara Pangestika, Bareyn Mochaddin dan dapatkan tips mengelola keuangan [...]