Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Kesalahan Penggunaan Botol Susu

FEEDING  |  08 Oct '18


Botol susu adalah salah satu alat paling penting untuk memberikan asupan gizi si Kecil. Namun sayangnya masih banyak kesalahan dalam penggunaan botol susu mulai dari cara membersihkannya hingga cara pemberian susu pada si Kecil. Selain akan mempengaruhi kualitas susu ataupun ASI dalam botol, terkadang kesalahan-kesalahan tersebut juga berbahaya bagi si Kecil. Dari sekian banyak kesalahan, ada 5 kesalahan paling umum yang sering dilakukan. Mari kita simak satu per satu!

Tidak mensterilkan botol dan dot saat baru dibeli

Kesalahan pertama yang sering dilakukan saat menggunakan botol susu adalah tidak mensterilkan botol dan dot yang baru dibeli. Sebaiknya, setelah Moms membeli botol dan dot susu, sterilkan botol dan dot sebelum digunakan. Meski terlihat bersih, botol dan dot yang baru saja dibeli belum tentu steril. Bersihkan dahulu botol dengan sabun yang aman bagi bayi, lalu bilas dengan air hangat. Setelah itu sterilkan dengan alat sterilisasi khusus.

Merebus botol dan dot

Memang, mensterilkan botol dan dot itu sangat penting. Namun, hindarilah proses perebusan untuk mensterilkan botol dan dot. Jika tidak memiliki alat sterilisasi, Moms dapat mencuci botol dan dot dengan cara biasa, yaitu mencuci dengan sabun khusus dan membilasnya dengan air hangat. Jangan lupa untuk selalu memastikan sisa-sisa lemak susu tidak tertinggal. Sterilisasi dengan cara merebus dikhawatirkan akan merusak lapisan botol dan dot yang akan membahayakan si Kecil.

Menggunakan sembarang sikat saat membersihkan botol

Biasanya ada bagian-bagian botol yang sulit dijangkau ketika kita membersihkan botol susu misalnya bagian dalam botol. Cara terbaik untuk menjangkau daerah tersebut adalah dengan menggunakan sikat. Namun sayangnya masih banyak Moms yang menggunakan sembarang sikat. Padahal menggunakan sikat yang salah, malah dapat merusak botol. Gunakanlah sikat khusus pembersih botol yang lembut. Tak hanya dapat menjangkau tempat sulit dibersihkan, sikat yang lembut juga dapat mencegah goresan pada botol. Biasanya brand-brand tertentu akan menyediakan sikat botol dan dot yang sesuai dengan produk mereka

Tidak pernah mengganti botol dan dot

Banyak orang tua yang enggan mengganti botol susu yang kusam, tergores maupun sudah retak. Padahal ketiga kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas susu. Pada botol yang tergores bagian dalam, misalnya, goresan dapat menjadi tempat berkumpulnya lemak yang dapat mengundang bakteri dan kuman. Botol yang kusam menjadi indikator kalau sisa-sisa ASI dan susu yang menempel pada botol. Seperti pada botol yang tergores, sisa-sisa ASI dan susu dapat mengundang bakteri dan kuman. Sementara itu, meski belum bocor, botol yang retak juga harus segera diganti. Selain untuk menghindari masuknya kuman, botol juga dikhawatirkan akan melukai si Kecil.

Tak hanya botol, dot yang rusak juga harus diganti. Dot yang sudah berubah warna, menipis, menyusut, dan melebar adalah tanda-tanda dot yang sudah tidak layak pakai. Terlebih, dot yang sudah memiliki goresan atau robek juga berbahaya karena dapat menyebabkan si Kecil tersedak.

Membiarkan Si Kecil memegang botol sendiri

Sebetulnya tidak masalah jika Moms ingin mengajarkan si Kecil memegang botolnya sendiri. Namun, jika si Kecil belum kuat untuk menggenggam botol, jangan biarkan dia memegang botolnya sendiri. Selain berat, memegang botol sendiri juga dapat menyebabkan si Kecil tersedak.

Itulah 5 kesalahan yang sering dilakukan dalam penggunaan botol susu. Agar proses memberi susu pada si Kecil berjalan dengan lancar, sebisa mungkin hindari 5 kesalahan penggunaan botol susu diatas ya, Moms.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2816 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.