Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Jenis Makanan Tinggi Kandungan Vitamin C

HEALTH TIPS  |  07 Jan '19

Berbicara tentang vitamin C, biasanya orang-orang akan langsung menunjuk buah jeruk atau buah-buahan yang memiliki rasa asam. Padahal makanan atau bahkan buah yang mengandung vitamin C tidak selamanya memiliki rasa asam. Karena faktanya banyak sekali berbagai jenis makanan yang memiliki kandungan vitamin C selain buah jeruk.

Kekurangan vitamin C dapat memicu berbagai macam penyakit loh Moms dari yang biasa saja seperti sariawan hingga yang fatal yaitu meningkatkan risiko terserang stroke. Kebutuhan vitamin C ini untuk anak-anak dan orang dewasa berbeda ya Moms. Nah untuk menghindari dampak buruk dari kekurangan vitamin C alangkah baiknya jika mengonsumsi beberapa makanan berikut yang mengandung vitamin C.

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Di bawah ini ada beberapa jenis makanan selain buah jeruk atau buah berasa asam yang memiliki kandungan C, di antaranya adalah sebagai berikut

  1. Jambu biji
    Buah tropis berwarna merah muda ini berasal dari Meksiko dan Amerika Selatan. Sebuah jambu tunggal mengandung 126 mg vitamin C, atau 140% dari DV. Ini sangat kaya antioksidan lycopene.

  2. Paprika Kuning
    Kandungan vitamin C manis atau paprika meningkat saat mereka matang. Hanya satu setengah cangkir (75 gram) paprika kuning menyediakan 137 mg vitamin C, atau 152% dari DV, yang dua kali lipat jumlah yang ditemukan dalam paprika hijau. Mengonsumsi cukup vitamin C penting untuk kesehatan mata Anda dan dapat membantu melindungi terhadap perkembangan katarak.

  3. Blackcurrant
    Satu setengah cangkir (56 gram) blackcurrant (Ribes nigrum) mengandung 101 mg vitamin C, atau 112% dari DV. Antioksidan flavonoid yang dikenal sebagai anthocyanin memberi mereka warna gelap yang kaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi antioksidan seperti vitamin C dan anthocyanin dapat mengurangi kerusakan oksidatif yang terkait dengan penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, kanker dan penyakit neurodegeneratif.

  4. Peterseli
    Dua sendok makan (8 gram) peterseli segar mengandung 10 mg vitamin C, menyediakan 11% dari rekomendasi DV. Seiring dengan sayuran hijau lainnya, peterseli adalah sumber yang signifikan dari zat besi non-heme nabati. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme. Ini membantu mencegah dan mengobati anemia defisiensi besi.

  5. Brokoli
    Brokoli adalah sayuran silangan. Satu setengah cangkir brokoli yang dimasak menyediakan 51 mg vitamin C, atau 57% dari DV.

Banyak penelitian observasional telah menunjukkan hubungan yang mungkin antara makan banyak sayuran cruciferous vitamin C dan menurunkan stres oksidatif, meningkatkan kekebalan dan penurunan risiko kanker dan penyakit jantung.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

351 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Penting Gak Sih Menjaga Kebersihan Ibu Menyusui?

Menjaga kebersihan seorang ibu menyusui sangat penting agar menghindari bakteri yang akan masuk ke tubuh anak.

Caraku Atasi Keputihan Saat Hamil

Apakah Moms mengalami keputihan ketika hamil? Bagaimana mengatasinya? Yuk, simak tips ala mom Denasi.

Tanda Bayi Cukup ASI

Pastinya semua ibu ingin memeberikan yg terbaik untuk anak nya terlebih lagi yaitu pemberian lewat ASI.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Saat Musim Hujan

Ketika sedang musim hujan, jangan lupa memperketat kebersihan si Kecil agar tidak terkena berbagai macam penyakit.

Tips Memilih Botol Susu Bayi yang Baik

Apakah Moms sedang melakukan persiapan untuk kehadiran si Kecil? Simak tips memilih botol susu yang baik dan benar.

Faktor Pemicu Risiko Kanker Lambung dan Gejalanya

Penderita kanker lambung sering tidak menyadari gejala-gejalanya karena mirip sakit maag.

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?

4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan yang bisa Moms lakukan di rumah.

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.

Cepat Atasi Diare dengan Memerhatikan Tanda dan Gejala Diare Berikut

Yuk, atasi penyakit diare secara cepat dengan memperhatikan tanda-tanda berikut! Simak informasi selengkapnya.