Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Gejala Batuk Pada Bayi Yang Wajib Anda Waspadai

HEALTH TIPS  |  21 Jul '18


Batuk adalah salah satu gejala yang sering dialami bayi. Kondisi sistem imunitas tubuh si Kecil yang belum terbentuk dengan sempurna membuatnya rentan terhadap berbagai jenis infeksi, termasuk infeksi terhadap sistem pernapasannya. Sebenarnya penyebab batuk yang sering dialami si Kecil sangat beragam, seperti pneumonia, tuberkulosis, asma, bronkiolitis, dan pertusis.

Penting untuk Moms ketahui, batuk yang disertai dengan sesak napas erat kaitannya dengan jenis penyakit yang serius. Namun sayangnya, masih banyak di antara orang tua yang menganggap kondisi ini sebagai kondisi yang sepele. Bahkan bayi dengan kondisi tersebut baru akan di bawa ke dokter ketika kondisinya sudah sangat parah.

Gejala Batuk yang Harus Diwaspadai Orang Tua

  • Batuk yang disertai dengan sesak napas. Kondisi bayi akan terlihat sangat kesulitan dalam bernapas, bahkan ditandai dengan meningkatnya jumlah gerakan napas mereka.
  • Anda juga akan melihat adanya gerakan otot di bagian leher dan juga dada yang terlihat sangat jelas ketika si Kecil bernapas. Hal tersebut menandakan adanya sebuah usaha napas yang sangat berlebihan.
  • Ketika bernapas, Anda juga akan melihat adanya suara napas yang lain, misalnya seperti mengorok atau bahkan terdengar seperti mengi/asma yang sangat melengking.
  • Kulit si Kecil akan terlihat membiru, terutama di bagian bibir dan ujung kaki & tangan.
  • Bayi juga akan terlihat sangat lemas dan mengantuk.

Jika mengalami gejala-gejala itu, hal apa yang harus di lakukan oleh orang tua? Anda bisa menghitung napas yang dikeluarkan si Kecil selama 1 menit. Ketika si Kecil batuk, maka Anda bisa menghitung gerakan napas mereka selama 1 menit juga. Jika usia si Kecil kurang dari 2 bulan, maka batasan wajarnya adalah 60 kali setiap menitnya.

Namun untuk bayi yang berusia 2-11 bulan, batasan normalnya adalah 50 kali dalam satu menit. Sedangkan untuk anak yang sudah berusia 1-5 tahun, batasan wajarnya adalah 40 kali setiap menitnya. Maka dari itu, Anda bisa menghitung gerakan napas si Kecil ketika mereka tengah tertidur, dan Anda bisa melakukan hal ini selama tiga kali sehari, yaitu pagi, siang dan malam hari. Dengan melakukan ini, maka Anda bisa mengetahui apakah batuk yang dialami si Kecil merupakan batuk normal atau batuk yang berbahaya.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

807 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.