Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

5 Cara Mengatasi Sesak Nafas pada Bayi

HEALTH TIPS  |  19 Jun '18

Moms, jika Anda tiba-tiba melihat si kecil sesak nafas, ada baiknya kalau Anda tetap tenang dan tidak perlu panik. Mengapa? Karena sesak nafas yang dialami si kecil bisa saja dikarenakan adanya alergi, walaupun tidak menutup kemungkinan sesak nafas tersebut merupakan suatu kondisi yang lebih serius.

Berbagai Jenis Sesak Napas Pada Bayi

Ada beberapa jenis sesak nafas yang biasanya dialami bayi, dimulai dari yang ringan hingga yang berat, di mana dibutuhkan pertolongan dokter, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengi: Napas berbunyi seperti siulan lirih atau ngik ngik.
  • Stridor atau laringomalasia:  Suara melengking dan bernada tinggi.
  • Gejala croup: Bersuara serak ketika menangis dan batuk.
  • Pneumonia.

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Bayi

1. Sediakan suasana yang nyaman

Jika si kecil mengalami seska nafas, maka Anda bisa membawanya ke ruangan atau bahkan tempat yang bisa membuatnya merasa nyaman. Misalkan Anda bisa membawanya ke tempat yang tidak terlalu dingin atau hangat, dengan begitu anak akan merasa jauh lebih lega dan sistem pernapasannya bisa berfungsi dengan baik.

2. Posisikan dengan setengah duduk

Pastikan Anda memposisikan buah hati Anda dengan posisi setengah duduk. Dengan begitu sistem pernapasan mereka bisa berjalan dengan lancar.

3. Longgarkan pakaian

Cobalah untuk Anda melonggarkan pakaian buah hati Anda, dengan begitu si kecil bisa merasa lebih nyaman dan juga napasnya bisa berjalan dengan lega. Bukan hanya itu, cara ini juga bisa membantu si kecil melonggarkan pernapasannya, sehingga gangguan pernapasan yang dialaminya bisa teratasi dengan mudah.

4. Usapkan minyak kayu putih

Salah satu cara efektif yang bisa Anda lakukan guna mengatasi sesak nafas pada bayi adalah dengan mengusapkan sedikit minyak kayu putih di bagian perut, dengan begitu si kecil akan merasa lebih hangat dan nyaman. Anda juga bisa mengoleskan sedikit minyak kayu putih di bagian bawah hidungnya, agar sistem pernapasannya bisa menjadi lebih lega.

5. Gunakan inhalasi

Jika memungkinkan, maka Anda juga bisa menggunakan alat bantu seperti inhalasi. Hal ini bisa Anda lakukan jika si kecil sering mengalami sesak napas.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

 

1495 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories