Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

4 Makanan yang Lebih Bernutrisi dari Multivitamin

HEALTH TIPS  |  15 Mar '19


Makanan utuh cenderung dipenuhi nutrisi. Secara umum, mendapatkan nutrisi dari makanan lebih baik daripada mendapatkannya dari suplemen.

Dalam kata lain, beberapa makanan jauh lebih bergizi daripada yang lain. Dalam beberapa kasus, satu porsi makanan dapat memuaskan lebih dari 100% dari kebutuhan harian Anda untuk satu atau lebih nutrisi.

Makanan yang Lebih Bernutrisi dari Multivitamin

Berikut adalah 5 makanan sehat yang mengandung nutrisi tertentu dengan jumlah yang lebih tinggi daripada multivitamin.

Kale

Kale sangat sehat. Ini adalah salah satu makanan padat nutrisi dan sangat tinggi vitamin K1. Vitamin K1 sangat penting untuk pembekuan darah dan dapat memainkan peran dalam kesehatan tulang. Satu cangkir, atau 67 gram kale segar mengandung nutrisi dalam jumlah yang sangat tinggi.

Hati

Hati adalah bagian yang paling bergizi dari hewan apa pun. Ini kaya nutrisi penting, termasuk vitamin B12, vitamin A, zat besi, folat dan tembaga.

Asupan vitamin B12 sangat penting, karena banyak orang yang kekurangan di dalamnya. Ini memainkan peran penting dalam kesehatan sel, otak dan sistem saraf.

Hati sapi mengandung banyak vitamin B12, vitamin A dan tembaga. Dalam 100 gram hati sapi (3,5 oz) dapat mengandung nutrisi dengan jumlah:

  • Vitamin B12: 1200% dari RDI (Reference Daily Intakes atau Asupan Harian yang Dianjurkan)
  • Vitamin A: 6-700% dari RDI
  • Tembaga: 6-700% dari RDI

Kacang Brazil

Jika Anda kekurangan selenium, maka kacang Brazil mungkin menjadi camilan yang sempurna. Selenium sangat penting untuk kesehatan manusia. Hal ini diperlukan untuk fungsi sistem tiroid dan kekebalan tubuh, serta aktivitas antioksidan.

Jumlah harian yang disarankan adalah 50–70 mikrogram, yang dapat dicapai dengan hanya mengonsumsi satu kacang Brazil besar. Setiap kacang dapat menyediakan hingga 95 mikrogram selenium.

Kerang

Kerang dan tiram adalah salah satu jenis makanan laut yang paling bergizi. Kerang dikemas dengan vitamin B12. Faktanya, 100 gram kerang menyediakan lebih dari 1600% RDI.

Selain itu, kerang juga mengandung vitamin B, potasium, selenium dan besi dalam jumlah besar. Tiram adalah jenis lain dari kerang bergizi. Kerang dan tiram memiliki kandungan seng dan vitamin B12.

Kerang dan tiram dapat menjadi makanan yang sempurna untuk individu yang lebih tua, karena jumlah vitamin B12 yang lebih tinggi direkomendasikan setelah usia 50 tahun.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2491 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.