Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

4 Keunggulan Puzzle Sebagai Sarana Pendukung Perkembangan si Kecil

GROWTH & DEVELOPMENT  |  TODDLER  |  20 Jul '19


Nancy Maldonado dalam artikel Puzzles: Set the Table for Learning mengatakan bahwa puzzle memungkinkan kesempatan bagi anak-anak untuk fokus pada kegiatan yang memiliki akhir, melengkapi gambar yang menyenangkan.

Mainan puzzle mendukung hampir setiap bidang perkembangan balita. Yang dimaksud dengan permainan puzzle ini adalah permainan puzzle tradisional, bukan digital. Puzzle digital tidak cocok untuk mendidik si Kecil karena tidak akan banyak berarti ketika si Kecil berinteraksi dengan dunia nyata yang merupakan ruang tiga dimensi.

Sebelum memberikan puzzle kepada si Kecil, Moms harus memahami tingkat kesulitan puzzle. Berikanlah puzzle yang menantang si Kecil tetapi tidak terlalu sulit sehingga dia tidak frustrasi. Memang, frustrasi dapat mengajarkan kegigihan. Akan tetapi, kadar frustrasi yang baik untuk anak kecil adalah sesedikit mungkin sesuai usianya.

4 manfaat puzzle untuk mendukung perkembangan si Kecil

1. Puzzle mendukung perkembangan kognitif anak-anak

Aktivitas bermain puzzle tradisional dapat memperkuat kesadaran spasial si Kecil. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa bermain puzzle di tahun-tahun awal kehidupan dapat meningkatkan kemampuan spasial secara signifikan di kemudian hari. Puzzle juga memupuk keterampilan mencocokkan, mengenalkan bentuk dan warna, dan untuk balita yang lebih tua mengenalkan huruf dan angka. Si Kecil akan belajar memecahkan masalah saat mencoba-coba mencocokkan kepingan puzzle. Dia tidak hanya akan mencoba mencocokkan bentuk tetapi juga memutar potongan agar pas. Terakhir, aktivitas bermain puzzle yang dilakukan secara rutin melatih kemampuan si Kecil untuk fokus dan meningkatkan kemampuan mengingatnya.

2. Puzzle mendukung perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan koordinasi tangan-mata

Kemampuan motorik kasar diasah saat si Kecil bermain puzzle dengan kepingan berukuran besar dan permainan puzzle susun. Tangan, lengan, dan bahu si Kecil harus bergerak untuk mengambil dan mengarahkan puzzle. Setelah itu, dia akan menggunakan keterampilan motorik halusnya untuk menempatkan puzzle di tempat yang benar.

Semua jenis puzzle tradisional memberikan kesempatan pada si Kecil untuk belajar menggenggam. Puzzle-puzzle itu juga mengasah kemampuan diskriminasi visual ketika dia memperhatikan detail untuk mencocokkan potongan dengan bagian di puzzle yang tepat. Sementara matanya sibuk mencari tempat yang tepat untuk meletakkan kepingan puzzlenya, tangannya siap untuk memanipulasi kepingan (dengan membalik atau memutar) dan meletakannya di tempat yang tepat. Ini melatih komunikasi antara mata, otak, dan tangannya dan mengembangkan koordinasi tangan-mata.

3. Puzzle mendukung perkembangan kemampuan berbicara

Si Kecil memiliki kesempatan untuk belajar berbahasanya ketika mendengarkan masukan dari orang dewasa saat bermain puzzle. Aktivitas ini memperkuat kosa kata terkait bentuk, warna, dan objek-objek puzzle seperti binatang dan transportasi. Si Kecil juga dapat mengasah keterampilan berbahasa reseptifnya dengan mengikuti arahan sederhana yang Moms berikan.

4. Puzzle mendukung perkembangan emosional si Kecil

Anak-anak dapat merasakan tantangan saat bermain puzzle tradisional. Ini membantu membangun toleransi frustrasi dan kemampuan untuk mencoba lagi setelah mengalami kegagalan. Seiring waktu, kegiatan ini mengajarkan nilai kegigihan. Dia juga akan merasakan rasa pusa setelah berhasil menyelesaikan puzzle. Moms juga dapat memelihara dan mengembangkan pola pikir dengan memuji upayanya menyelesaikan puzzle.

Hal terbaik dari bermain puzzle adalah kegiatan ini bisa dilakukan oleh semua kalangan dan umur. Moms dapat memasukkan kegiatan bermain puzzle dalam setiap kegiatan si Kecil selama bertahun-tahun hingga dia dewasa. Berikan kesempatan kepada si Kecil untuk terus belajar bermain puzzle dari bentuk-bentuk sederhana, siluet, jigsaw, hingga bentuk abstrak yang disatukan oleh konsep matematika yang mencakup board game.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

164 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ide Bermain Anak Selama Masa Pandemi

Moms, yuk ajak si Kecil bermain dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

Review Happy Small World Joy Box - Baby Multifunction Box

Simak review Happy Small World Joy Box berikut ini yuk Moms and Dads.

Baby Gym untuk Bayi 9 bulan sampai 3 tahun

Apa saja manfaat baby gym untuk si Kecil? Yuk simak bersama berikut ini.

Tips Toilet Training Heidy

Si Kecil hampir memasuki masa toilet training? Simak tips berikut ini yuk!

Manfaat Tidur Siang untuk Si Kecil

Apa saja manfaat tidur siang untuk si Kecil? Apa akibatnya jika ia tidak tidur siang? Simak berikut ini.

Ide Stimulasi Motorik si Kecil Usia 2-3 Tahun

Si Kecil usia 2-3 tahun masih perlu distimulasi untuk perkembangan motoriknya? Simak yang berikut ini.

Anakku Senang Menyikat Gigi

Ritual menyikat gigi pada anak harus dilakukan sejak dini ya Moms, agar si Kecil terbiasa dengan kegiatan tersebut

6 Alasan Mengapa Melompat Penting bagi Kemajuan Motorik Kasar si Kecil

Melompat meningkatkan beberapa keterampilan yang sangat signifikan bagi perkembangan fisik si Kecil.

Waktu Terbaik untuk Membeli Sepasang Sepatu Pertama si Kecil

Moms tidak perlu membelikan sepatu pertama untuk si Kecil sampai dia berjalan dengan percaya diri di luar.

4 Aktivitas Menyenangkan untuk Bayi Berumur 16 Bulan

Agar si Kecil selalu aktif, Moms bisa mengajaknya bermain empat aktivitas berikut ini

Kapan Sebaiknya si Kecil Mulai Minum dari Cangkir?

Belajar menggunakan cangkir adalah salah satu keahlian penting yang harus dipelajari si Kecil.

6 Manfaat Jangka Panjang Belajar Mengenal Bentuk dan Warna

Ada kemampuan dasar lain yang bisa berkembang jika si Kecil mengenal bentuk dan warna sedini mungkin.

3 Permainan Menarik untuk Menstimulasi Balita 19 Bulan

Dalam menstimulasi perkembangannya pada usia ini, Moms bisa mengajaknya melakukan ketiga aktivitas berikut!

4 Permainan Seru Ini Mampu Kembangkan Panca Indera Anak Usia 18 Bulan

Meskipun si Kecil sudah berjalan dengan lincah, dia masih tetap memerlukan aktivitas stimulasi.

Kenali Sindrom Asperger, Gejala Autisme

Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang termasuk dalam gangguan spektrum autisme.

Mengenal 7 Macam Stimulasi Sensorik pada Anak

Sistem sensorik adalah bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk memproses informasi sensorik.

Memilih Sekolah Anak Dari Pandangan Saya yang Pernah Menjadi Guru

Apakah sang buah hati sudah waktunya masuk sekolah? Bagaimana tips memilih sekolah menurut seorang guru?

Ide Bermain untuk si Kecil: Sticky Spider Web

Apakah Moms sedang kehabisan ide untuk permainan si Kecil? Mungkin permainan ini bisa dicoba, agar si Kecil tidak bosan.

Anak Spesialis vs Generalis

Pernah dengar tentang templet generalis dan specialist? Yuk kita sama-sama belajar tentang templet tersebut