Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

3 Aktivitas Sensorik untuk Temani si Kecil Selama Liburan

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  TODDLER  |  01 Aug '19


Aktivitas sensorik sangat bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan pancaindra si Kecil. Semua anak mendapat manfaat dari permainan berbasis sensorik, terutama yang memiliki gangguan belajar dan perilaku seperti ADHD dan Sindrom Asperger. Libatkan si Kecil dalam tiga kegiatan sensorik yang dapat dinikmati seluruh keluarga selama liburan berikut ini:

1.    Membuat kue

Buatlah kue yang terdiri dari bahan alami dan bebas gluten. Dari menguleni adonan kue hingga menyaring dan menuangkan, si Kecil belajar membuat kue sekaligus dapat memetik hasilnya segera setelah menyelesaikan tugas. Mengizinkan mereka melakukan pekerjaan berat seperti menuangkan dan menguleni dapat memberi anak-anak dengan masalah sensorik input proprioseptif yang mereka butuhkan untuk mengatur indra mereka. Yang jelas, bebaskan area membuat kue dari gangguan kecuali mungkin musik liburan yang lembut. Biarkan si Kecil berantakan di dapur.

2.    Membuat kerajinan tangan

Membuat dekorasi liburan dan kerajinan tangan lainnya bersama si Kecil bisa menyenangkan bagi seluruh keluarga dan membantunya mengembangkan dan meningkatkan keterampilan motorik halus. Misalnya, ajarkan dia untuk membuat kalung dari manik-manik besar, topi penyihir dari kertas, atau pompom. Di bawah pengawasan Moms, biarkan dia menggunakan gunting untuk melatih kekuatan tangan dan keterampilan motorik halusnya. Terampil menggunakan gunting akan membantu mempermudahnya belajar menulis. Bungkus kado dengan kertas biasa dan biarkan dia menghias kado-kado tersebut untuk melatih kemampuan motoriknya.

3.    Membuat musik

Anak-anak dengan masalah belajar dan gangguan pemrosesan sensorik sering kali memiliki masalah ritme dan waktu. Mereka dapat memperoleh manfaat besar dari kegiatan membuat musik. Manfaatkan benda-benda di sekitar rumah seperti pot, sendok, lonceng, mainan kerincingan buatan sendiri untuk dimainkan. Jika tidak punya instrumen, Moms bisa menyuruhnya untuk bertepuk tangan atau menghentakkan kaki ke lantai. Ini juga merupakan penyelesaian masalah untuk anak-anak yang peka suara, seperti mereka yang tidak menyukai suara dentingan dari sendok stainless dan semacamnya.

Itulah tiga aktivitas sensorik yang dapat Moms mainkan bersama si Kecil selama liburan. Selamat mencoba.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3068 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5 Tahun

Moms perlu waspada & membawa ke dokter untuk diperiksa jika di usia 5 tahun si Kecil belum mampu melakukan ini.

Jangan Remehkan Kebiasaan Memanjat si Kecil, Ini Manfaatnya!

Kesusahan untuk menjaga si Kecil agar tidak berdiri di atas meja atau memanjat rak buku? Moms tidak sendirian.

Tanda-tanda Gangguan Sensorik pada Anak Usia 4 Tahun

Banyak anak dengan masalah pemrosesan indra pada mulanya adalah bayi yang sering rewel.

5 Aktivitas Menyenangkan untuk Menstimulasi Perkembangan Bayi 13 Bulan

Si Kecil yang sudah berusia 13 bulan perlu selalu distimulasi agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

8 Strategi Mengatasi Kebiasaan Menggigit si Kecil

Jangan panik jika si Kecil sering menggigit, simak 8 strategi berikut untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Tips dan Trik Menenangkan Anak Hiperaktif

Bagaimana jika si Kecil hiperaktif? Ini beberapa tips dan trik menenangkan anak hiperaktif

Pro dan Kontra Anak Menonton TV

Menonton televisi itu ada dampak positif dan negatifnya bagi si Kecil lho Moms. Apa saja itu?