Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

BABY  |  HEALTH TIPS  |  26 Jun '19


Di minggu-minggu awal kehidupan seorang bayi, sistem pencernaannya belum matang. Padahal dia harus beradaptasi dalam mendapatkan gizi dari asupan makanan, dalam hal ini adalah ASI. Proses adaptasi ini sering menimbulkan efek samping, yaitu muntah-muntah. Meskipun muntah-muntah pada bayi adalah hal yang biasa terjadi, Moms harus bisa membedakan kondisi bayi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal. Simak penjelasan tentang perbedaan keduanya di bawah ini:

Perbedaan Bayi Gumoh dan Muntah

Gumoh yang biasa terjadi pada bayi di bawah satu tahun, adalah cara bayi berusaha mengeluarkan udara yang tertelan olehnya saat menyusui. Saat gumoh, bayi mengeluarkan isi perut (biasanya saat bersendawa) tanpa disertai dengan kontraksi perut.

Berbeda dengan gumoh, muntah abnormal terjadi ketika bayi secara paksa mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya. Ciri-cirinya, cairan keluar menyembur dan diiringi dengan kontraksi otot perut. Muntah bisa menjadi tanda masalah pencernaan.

Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Moms harus waspada apabila si Kecil muntah berkepanjangan. Kondisi abnormal ini harus dicari penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab bayi sering muntah berkepanjangan:

1. Hypertrophic pyloric stenosis

Bayi dengan usia antara 2 minggu sampai dengan 4 bulan yang mengalami muntah berkepanjangan bisa disebabkan oleh penebalan otot di ujung perut yang disebut dengan hypertrophic pyloric stenosis. Kondisi ini membuat makanan dicegah menuju usus. Gejala yang muncul adalah muntah hebat sekitar 15-30 menit atau muntah sehabis selesai makan.

Apabila terjadi, penderita harus diberikan penanganan medis secepatnya. Dokter akan melakukan tindakan operasi untuk membuka area yang mengalami penyempitan.

2. Infeksi

Bayi yang sering muntah berkepanjangan bisa disebabkan oleh infeksi. Infeksi yang paling umum terjadi adalah infeksi perut dan infeksi usus. Tanda-tanda infeksi di antaranya adalah demam, mual, sakit perut dan diare.

Seiring dengan pertumbuhannya, si Kecil seharusnya lebih jarang gumoh dan muntah. Namun apabila kondisi ini terus terjadi, segeralah periksakan si Kecil ke dokter.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

279 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

Bagaimana sebaiknya mengatur AC di kamar bayi? Simak berikut ini.

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

Benarkah Ibu berpuasa bisa menyebabkan si Kecil diare? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan.

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

Karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Apa saja perbedaan karakteristiknya?

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

Muncul Bintik Merah pada Bayi, Apakah Itu Berbahaya?

Apa saja masalah kulit yang sering muncul pada bayi? Yuk simak ulasannya berikut ini