Di minggu-minggu awal kehidupan seorang bayi, sistem pencernaannya belum matang. Padahal dia harus beradaptasi dalam mendapatkan gizi dari asupan makanan, dalam hal ini adalah ASI. Proses adaptasi ini sering menimbulkan efek samping, yaitu muntah-muntah. Meskipun muntah-muntah pada bayi adalah hal yang biasa terjadi, Moms harus bisa membedakan kondisi bayi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal. Simak penjelasan tentang perbedaan keduanya di bawah ini:
Perbedaan Bayi Gumoh dan Muntah
Gumoh yang biasa terjadi pada bayi di bawah satu tahun, adalah cara bayi berusaha mengeluarkan udara yang tertelan olehnya saat menyusui. Saat gumoh, bayi mengeluarkan isi perut (biasanya saat bersendawa) tanpa disertai dengan kontraksi perut.
Berbeda dengan gumoh, muntah abnormal terjadi ketika bayi secara paksa mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya. Ciri-cirinya, cairan keluar menyembur dan diiringi dengan kontraksi otot perut. Muntah bisa menjadi tanda masalah pencernaan.
Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan
Moms harus waspada apabila si Kecil muntah berkepanjangan. Kondisi abnormal ini harus dicari penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab bayi sering muntah berkepanjangan:
1. Hypertrophic pyloric stenosis
Bayi dengan usia antara 2 minggu sampai dengan 4 bulan yang mengalami muntah berkepanjangan bisa disebabkan oleh penebalan otot di ujung perut yang disebut dengan hypertrophic pyloric stenosis. Kondisi ini membuat makanan dicegah menuju usus. Gejala yang muncul adalah muntah hebat sekitar 15-30 menit atau muntah sehabis selesai makan.
Apabila terjadi, penderita harus diberikan penanganan medis secepatnya. Dokter akan melakukan tindakan operasi untuk membuka area yang mengalami penyempitan.
2. Infeksi
Bayi yang sering muntah berkepanjangan bisa disebabkan oleh infeksi. Infeksi yang paling umum terjadi adalah infeksi perut dan infeksi usus. Tanda-tanda infeksi di antaranya adalah demam, mual, sakit perut dan diare.
Seiring dengan pertumbuhannya, si Kecil seharusnya lebih jarang gumoh dan muntah. Namun apabila kondisi ini terus terjadi, segeralah periksakan si Kecil ke dokter.
Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!
Comments