Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

16 Kelainan Gerakan Pada Bayi dan Anak-anak

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  25 Jul '19


Pada kasus tertentu, kondisi sistem saraf dapat menyebabkan peningkatan gerakan abnormal yang mungkin bersifat volunter atau involunter. Kondisi ini diistilahkan dengan kondisi “kelainan gerakan”. Kelainan ini juga dapat menyebabkan gerakan tubuh penderitanya berkurang atau lambat.

Gangguan gerakan dapat terjadi akibat beberapa jenis cedera otak, seperti trauma kepala, infeksi, peradangan, gangguan metabolisme, racun, atau efek samping obat yang tidak diinginkan. Gangguan ini juga bisa menjadi gejala dari penyakit atau kondisi lain yang mendasarinya, termasuk kelainan genetik.

Berikut ini penjelasan singkat tentang 16 kelainan gerakan yang dapat dialami oleh bayi dan anak-anak:

1. Ataksia

Gangguan gerakan yang disebut ataxia ini memengaruhi bagian otak yang mengontrol gerakan terkoordinasi yaitu cerebellum alias otak kecil. Ataksia dapat menyebabkan keseimbangan yang tidak terkoordinasi atau canggung, gerakan yang lembek, dan gejala lainnya.

2. Distonia serviks

Kondisi distonia serviks dapat menyebabkan kontraksi jangka panjang (kejang) atau kontraksi otot leher yang intermiten, menyebabkan leher berputar dengan arah yang berbeda-beda.

3. Chorea

Chorea adalah kondisi kelainan gerakan yang ditandai dengan gerakan berulang, singkat, tidak teratur, agak cepat, dan tidak disengaja. Gerakan tersebut biasanya melibatkan wajah, mulut, torso, dan anggota tubuh lainnya.

4. Dystonia

Dystonia adalah sebuah kondisi yang melibatkan kontraksi otot invoulter berkelanjutan dengan gerakan memutar yang berulang-ulang. Dystonia dapat memengaruhi seluruh tubuh (disebut generalized dystonia) atau satu bagian tubuh saja (disebut focal dystonia).

5. Gangguan gerakan fungsional

Kondisi ini mungkin menyerupai salah satu kelainan gerakan tetapi bukan disebabkan oleh penyakit neurologis.

6. Penyakit Huntington

Kelainan bawaan ini termasuk kelainan neurodegeneratif yang menyebabkan gerakan tidak terkontrol (chorea), gangguan kemampuan kognitif, dan kondisi kejiwaan.

7. Multiple system atrophy

Kondisi multiple system atrophy ini adalah gangguan neurologis progresif yang tidak biasa. Gangguan ini memengaruhi banyak sistem otak dan menyebabkan gangguan gerakan seperti ataksia atau parkinsonisme. Ini juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah dan gangguan fungsi kandung kemih.

8. Myoclonus

Kondisi myoclonus menyebabkan sentakan otot atau sekelompok otot yang cepat.

9. Penyakit Parkinson

Gangguan neurodegeneratif yang progresif dan lambat ini menyebabkan tremor, kekakuan (rigiditas), gerakan lambat yang menurun (bradikinesia) atau ketidakseimbangan. Ini juga dapat menyebabkan gejala tidak bergerak lainnya

10 Parkinsonisme

Sekelompok kondisi yang memiliki gejala mirip dengan penyakit Parkinson disebut Parkinsonisme.

11. Kelumpuhan supranuklear progresif

Kelainan neurologis langka ini menyebabkan masalah berjalan, keseimbangan, dan gerakan mata. Gejalanya menyerupai penyakit Parkinson tetapi merupakan kondisi yang berbeda.

12. Sindrom kaki gelisah

Gangguan gerakan yang disebut sindrom kaki gelisah ini menyebabkan perasaan tidak menyenangkan dan tidak normal pada kaki saat bersantai atau berbaring, sering kali merasa lega dengan menggerak-gerakannya.

13. Tardive dyskinesia

Kondisi neurologis yang disebut tardive dyskinesia ini disebabkan oleh penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati kondisi kejiwaan (obat neuroleptik). Kondisi ini menyebabkan gerakan berulang dan tidak disengaja seperti meringis dan mata berkedip.

14. Sindrom Tourette

Kondisi neurologis ini dimulai antara masa kanak-kanak dan remaja. Sindrom Tourette ditandai dan dikaitkan dengan motor tics dan vocal tics.

15. Tremor

Gangguan pergerakan tremor menyebabkan goncangan ritme tubuh yang tidak disengaja, seperti tangan, kepala, atau bagian tubuh lainnya. Jenis tremor yang paling umum adalah tremor esensial.

16. Penyakit Wilson

Kelainan bawaan langka ini menyebabkan tembaga berlebihan menumpuk di dalam tubuh lalu menyebabkan masalah neurologis.

Kondisi-kondisi tersebut di atas ditangani oleh ahli bidang neurologi dan neurosurgery. Perawatan kelainan gerakan sering berfokus pada memperbaiki penyebab yang mendasarinya. Semakin cepat didiagnosis dan dirawat, semakin besar kemungkinan penderita dapat sembuh dari gangguan tersebut.

Sebagai contoh, seorang anak yang didiagnosa mengalami primary dystonia dapat hidup normal jika dirawat dini. Sebaliknya, dystonia yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati selama bertahun-tahun dapat menyebabkan cacat permanen. Kelainan gerakan lainnya, sindrom Tourette misalnya, jika dirawat dini pada akhirnya bisa hilang dengan sendirinya atau menjadi lebih ringan gejalanya.

Jika kelainan gerakan adalah bagian dari kelainan genetik atau degeneratif yang serius, mungkin perawatan tidak bisa menyembuhkan penderita 100%. Namun, dalam kebanyakan kasus, intervensi yang diberikan sejak dini dapat meringankan gejala anak-anak, dalam beberapa kasus secara dramatis.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

277 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kapan Bayi Boleh Diajak Berenang di Kolam Renang Umum?

Setelah pandemi bisa diatasi, apakah Moms and Dads berencana mengajak si Kecil berenang? Simak yang satu ini ya.

Biarkan Anak Belajar Jalan dengan Bertelanjang Kaki

Benarkah membiarkan si Kecil bertelajang kaki ada manfaatnya? Kita simak berikut ini yuk!

Bolehkah Anak Laki Main Masak-Masakan?

Anak laki-laki suka main masak-masakan? Ga usah khawatir Moms, yuk simak cerita berikut ini.

Beri Kesempatan Anak Bermain Sendiri

Tahukah membiarkan anak bermain sendiri memiliki banyak manfaat untuk si kecil?

Tips Agar Anak Mencintai Buku ala Mom Dastan

Bagaimana cara menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini?

Membiasakan si Kecil Punya Jam Tidur Malam

Bagaimana cara menerapkan jadwal tidur pada anak agar ia bisa tidur dengan cukup?

6 Bulan si Kecil, Apa ya Milestonesnya?

Wah ga kerasa ya Moms, si kecil sekarang sudah memasuki 6 bulan.

Mitos Atau Fakta? Dua Bayi Berdekatan, Salah Satunya Akan Lambat Tumbuh Gigi

Berdekatan dengan sesama anak yang belum tumbuh gigi bisa menyebabkan anak sulit tumbuh gigi

Mengenal Montessori dan Kurikulumnya

Mama milenial pasti ga asing ya denger metode montessori ini. Apa sih montessori itu?

Stimulasi Berjalan (Part 2)

Batas maksimal usia anak harus bisa berjalan itu 18 bulan, tapi kita ga bisa tunggu sampai 18 bulan tanpa bertindak

Permainan Sederhana untuk si Kecil - Animal Rescue

Yuk bikin mainan untuk si Kecil Moms, selain untuk bersenang-senang mainan yang satu ini bermanfaat untuk motorik anak

Yuk Main Di Playground Banyak Manfaatnya Loh!

Mengajak si Kecil bermain di playground selain membuatnya senang ternyata juga banyak manfaatnya loh Moms

Dampak Gawai/Gadget untuk Perkembangan Anak

Mungkin tidak jarang kita melihat balita duduk di kursi makan bayi restoran dengan memegang ponsel/gawai.

Growth Spurt? Enjoy aja…

Tiba-tiba, gak mau lepas dari pangkuan, maunya mimik terus, seolah lapar tiada henti.

Rekomendasi Mainan Edukasi

Buat yang ada rencana beli mainan untuk si Kecil, yuk simak rekomendasi permainan edukasi berikut ini

Ternyata Ada 9 Jenis Kecerdasan Anak, Apa saja ya?

Semua anak terlahir cerdas, tergantung cara moms menstimulasinya menjadi lebih terasah atau tidak.

Ide Bermain Anak - Find the Alphabet!

Bikin mainan untuk si kecil yuk. Bisa bermain sambil belajar ya moms lewat mainan berikut berikut ini

Ide Bermain untuk si Kecil: Magnet Maze

Yuk manfaatkan baran bekas untuk membuat berbagai mainan si Kecil. Moms bisa buat permainan seperti berikut!

Mengapa si Kecil Suka Duduk W? Dan Apakah Bahayanya?

Kita seringkali melihat beberapa anak sangat nyaman dengan posisi duduk W. Mengapa? Apakah bahayanya?

Sensory Play For Baby: Touch Board

Banyak sekali permainan sensory yang dapat menstimulasi indera-indera si Kecil. Mari coba ide permainan berikut!