Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

13 Makanan yang Paling Berbahaya bagi si Kecil

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  12 Jan '19

Saat si Kecil sudah berusia sekitar enam bulan, Moms dapat memperkenalkan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Makanan yang sehat dan seimbang membantu si Kecil mendapatkan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkannya untuk tumbuh.

Disarankan untuk tidak memberikan makanan yang tinggi gula atau garam. Makanan-makanan seperti itu rendah nutrisi yang dibutuhkan si Kecil dan membuatnya cepat kenyang, menyisakan sedikit ruang untuk makanan sehat. Jika si Kecil menyukai makanan manis dan bergula, mungkin akan lebih sulit bagi Moms untuk membujuknya mencoba pilihan makanan sehat.

Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari?

  1. Keripik
    Makanan keripik mengandung kadar garam tinggi dan membuat si Kecil cepat kenyang. Bayi seharusnya hanya makan sedikit sekali garam per hari, yaitu hanya 1 gram per hari. Alternatif makanan pengganti keripik adalah kue beras atau breadsticks.
  1. Makanan cepat saji
    Burger, pizza dan makanan yang digoreng kering mengandung garam dan gula, belum lagi lemak jenuh yang tidak cocok untuk bayi. Moms dapat mengganti makanan-makanan ini dengan makanan rumahan yang mudah disiapkan.
  1. Makanan siap saji
    Makanan siap saji dan makanan kemasan yang biasa dibeli di supermarket cenderung tinggi garam dan lemak. Makanan ini lebih cocok dikonsumsi orang dewasa.
    Lebih baik Moms membuat makanan serupa di rumah yang lebih sehat dan murah. Tentu saja, jika sibuk Moms mungkin perlu membeli makanan siap saji dari supermarket. Jika demikian, pastikan makanan yang Moms beli cocok untuk bayi dan jangan sekali-kali membagikan makanan siap saji yang Moms konsumsi dengan si Kecil.
  1. Keju lunak (mould-ripened cheese)
    Sebaiknya jangan memberi makan si Kecil jenis keju ini. Makanan tersebut memiliki risiko keracunan makanan yang disebut listeriosis. Hal yang sama berlaku untuk keju varietas lunak yang berurat biru. Moms dapat mengganti keju jenis itu dengan keju cheddar atau edam, keduanya merupakan sumber kalsium tinggi.
  1. Permen/gula-gula
    Permen mengandung banyak gula yang menyerang enamel gigi bayi. Permen kunyah dan pastiles yang kenyal adalah jenis permen terburuk karena menempel pada gigi. Permen keras juga membawa risiko tersedak. Jika si Kecil makan sebuah permen, pastikan dia juga mengonsumsi sepotong keju atau susu untuk membantu menetralkan gula.
    Berikan rasberi, melon dan stroberi yang dibelah dua untuk menggantikan konsumsi permen. Buah-buah ini mengandung vitamin C dan nutrisi lainnya. Haluskan atau tumbuk buah-buahan ini untuk bayi berusia muda. Potong kecil-kecil untuk bayi yang berusia lebih tua. Dampingi dia saat sedang makan.
  1. Minuman ringan
    Keasaman minuman ringan dapat merusak gigi yang baru muncul. Selain kadar gula dan pemanis buatan yang tinggi, beberapa juga mengandung kafein, yang dapat menumpuk di tubuh bayi. Ini dapat menyebabkan mereka menjadi terjaga, gelisah, atau mudah tersinggung. Minuman ini juga tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan si Kecil. Air dan ASI atau susu formula adalah minuman terbaik untuk si Kecil sampai usianya satu tahun.
  1. Kacang utuh
    Balita tidak boleh makan kacang utuh karena berisiko tersedak. Namun, selai kacang atau kacang yang dipotong sangat kecil dapat menjadi makanan penyapihan favorit. Sebelum memberikan kacang-kacangan, tanyakan kepada dokter anak jika Moms memiliki riwayat alergi. Sebagai ganti kacang, Moms dapat memberikan potongan kecil alpukat matang atau hummus dengan kue beras.
  1. Kentang goreng
    Kentang goreng mengandung banyak lemak jenuh. Terlalu banyak mengonsumsi gorengan membuat si Kecil kenyang dan membuatnya akan makan lebih sedikit makanan berenergi tinggi. Jika Moms memutuskan untuk memberikan kentang goreng kepada si Kecil, pilihlah yang dipanggang di atas oven. Alternatif lainnya, berikan kentang tumbuk (mashed potato) atau ubi tumbuk (mashed sweet potato).
  1. Sereal sarapan manis
    Sereal ini akan merusak gigi serta terkadang mengandung kadar garam tinggi. Tergantung pada usia si Kecil, cobalah untuk mengganti menu sarapan dengan nasi bayi, biskuit, atau bubur gandum.
  1. Kue dan donat
    Es kue dan donat mengandung nutrisi rendah namun tinggi gula dan lemak jenuh. Si Kecil dapat kelebihan berat badan dan merusak giginya jika dia memakan makanan-makanan tersebut secara teratur. Moms harus hanya memperbolehkan si Kecil makan kue dan donat di acara-acara tertentu. Sebagai alternatif, berikan pisang tumbuk, kue beras, breadsticks, atau russell bebas gula.
  1. Hiu, ikan pedang, atau marlin
    Memang benar jika Moms pun bahkan jarang mengonsumsi ikan-ikan ini. Namun, jenis-jenis ikan tersebut mengandung merkuri tinggi yang tidak aman untuk dikonsumsi bayi. Sebaiknya, berikan si Kecil ikan berminyak yang mengandung protein dan minyak omega-3. Berikan si Kecil potongan-potongan kecil salmon yang dimasak, sarden mini, atau roti lapis keju.
  1. Kopi dan teh
    Minuman berkafein apa pun tidak cocok untuk si Kecil. Jangan tergoda untuk menambahkan teh ke botolnya untuk menghangatkan susunya. Tanin dalam teh dapat mencegahnya menyerap zat besi dalam makanannya dengan benar.
    Air, ASI, dan susu formula adalah minuman terbaik untuk si Kecil sampai dia berusia satu tahun. Setelah itu, Moms dapat memberikan susu sapi penuh lemak (full-fat milk) sebagai minuman utama, atau Moms dapat terus menyusuinya.
  1. Madu
    Bayi di bawah satu tahun seharusnya tidak mengonsumsi madu. Dia dapat berisiko terkena keracunan botulisme bayi. Keracunan tersebut termasuk langka dan rawan terjadi pada bayi usia ini. Sebaiknya, berikan pisang tumbuk, stroberi, atau buah rebus sebagai pengganti madu.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

401 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories