Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

10 Hal Penting Yang Harus Diketahui Seputar Pemberian MPASI

FEEDING  |  05 Jun '18

Berikut ini 10 hal penting yang harus Mom ketahui seputar pemberian MPASI pada anak, yaitu:

1. MPASI adalah makanan pendamping ASI, bukan pengganti ASI.

ASI tetap menjadi nutrisi terbaik. Saat memberikan makanan padat di usia 6 bulan, jika memungkinkan imbangi dengan pemberian ASI untuk anak.

2. Mulai beri MPASI di usia 6 bulan, jangan terlalu cepat atau terlambat

MPASI baru bisa diperkenalkan di usia lebih dari 6 bulan (waktu yang tepat sampai sistem pencernaanya siap). Pemberian MPASI terlalu dini dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, malnutrisi, infeksi pencernaan, obesitas dan alergi (termasuk eksim, asma dan alergi makanan). Sedangkan, terlambat memperkenalkan anak pada MPASI bisa meningkatkan risiko kekurangan energi, gangguan tumbuh kembang, dan lambatnya kemampuan adaptasi terhadap makanan.

3. Berikan MPASI sesuai perkembangan usia

  • Usia 6 bulan: Beri MPASI menggunakan sendok, bukan dengan botol. Mulai beri 1 sdm makanan dicampur dengan ASI. Secara bertahap tambah porsi hingga maksimal 4 sdm, dan tekstur makanan lebih kental dari sebelumnya.
  • Usia 7 bulan: Beri 6-8 sendok makanan sesuai dengan keinginan bayi. Hindari dulu garam, gula atau mentega dan biarkan Si Kecil belajar mengenali rasa alami bahan makanan.
  • Usia 8-9 bulan: Beri tekstur makanan yang lebih kasar dibanding bulan sebelumnya dengan jadwal 8 sendok makanan per hari dalam 3 kali makan utama.
  • Usia 9-12 bulan: Makanannya sudah bisa bertekstur kasar. Beri makanan utama 8-12 sendok makanan per hari.
  • Usia 12 bulan ke atas: Di usia ini Mom bisa memberikan makanan yang dikonsumsi seluruh anggota keluarga.

4. Jangan makan sambil tidur

Dudukanlah anak di pangkuan atau di kursi makan bayi (high chair). Makan/minum sambil tiduran bisa meningkatkan risiko infeksi telinga basah.

5. Beri makan secara bertahap dan perlahan

Letakkan makanan di ujung sendok dan lihat reaksinya, apakah Si Kecil menyukainya atau tidak. 

6. Perhatikan reaksi anak Anda

Lihat seksama tiap reaksi tubuh Si Keicl terhadap bahan makanan tertentu, seperti muntah, diare, gatal-gatal atau sesak nafas. Bila timbul gejala alergi, segera hentikan pemberian bahan makanan tersebut.

7. Tepat waktu pada setiap jam makan

Berikan MPASI tepat pada waktunya dan beri cemilan di antara jam makan.

8. Jangan dulu memberi garam dan gula

Bayi mom tidak membutuhkannya bahkan akan menambah berat kerja ginjal sang bayi.

9. Jangan beri madu hingga usia 2 tahun

Karena ini dapat menimbulkan risiko penyakit infantile botulisme, yaitu gangguan pencernaan karena racun dari spora Clostridium botulinum. Madu adalah sumber potensial dari spora ini. 

10. Tak perlu kapsul multivitamin

Mom tak perlu memberikan multivitamin dalam bentuk kapsul atau sirup, karena kebutuhan vitamin Si Kecil bisa dipenuhi dari bahan makanan sehari-hari. Pastikan menu hariannya sehat seimbang sesuai tahap perkembangannya. Mom juga bisa terus memberikan ASI hingga 2 tahun sesuai kebutuhan anak Anda.

Semoga bermanfaat.

By: Ardita Nova. 

 

479 Ardita nova Send Message to Writer

Related Stories