Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

10 Gejala Tipes Anak Umur 2 Tahun yang Dapat Moms Deteksi

HEALTH TIPS  |  TODDLER  |  27 Jun '19


Demam tifoid, atau yang lebih populer disebut tipes, merupakan sebuah penyakit yang cukup umum ditemukan di masyarakat. Penyakit ini menjangkit orang yang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Bakteri-bakteri tersebut juga biasa hidup dan berkembang biak dalam tempat yang banyak tercemar tinja dan urine, makhluk hidup yang berada di sungai yang terkontaminasi, bahan-bahan makanan mentah, dan produk susu olahan yang kurang memenuhi standar.

Penyakit tipes dapat diderita siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Saat terkena penyakit ini, saluran pencernaan penderita terinfeksi bakteri. Pada anak usia dua tahun, gejala tipes yang biasanya muncul adalah sebagai berikut:

1. Diare

Salah satu tanda seseorang mengalami masalah pencernaan adalah diare. Proses pencernaan tidak sempurna karena bakteri menginfeksi saluran cerna dan akhirnya membuat usus memproduksi cairan berlebihan. Inilah yang menyebabkan feses menjadi lembek atau cair.

2. Lemas

Tubuh seorang anak berusia dua tahun yang terkena tipes bisa jadi terlihat lemas dan lesu. Saat terkena penyakit, sistem imun seseorang bekerja lebih kuat daripada biasanya. Ini menyebabkan orang tersebut kehilangan banyak energi sehingga tampak lemas.

3. Nyeri perut

Anak berusia dua tahun mungkin belum bisa mengungkapkan rasa tidak nyaman pada tubuhnya. Meski begitu, Moms dapat mengamati si Kecil apakah dia menunjukkan tanda-tanda lebih rewel daripada biasanya atau tidak. Perhatikan apakah dia memegangi perutnya saat merasakan sakit. Infeksi bakteri Salmonella memicu peradangan pada dinding usus sehingga penderita akan sakit perut. Biasanya, rasa sakit yang dirasakan adalah sakit melilit.

4. Demam

Demam adalah tanda sistem imun sedang bekerja melawan penyakit. Demam tipes umumnya terjadi dalam jangka waktu cukup lama hingga lebih dari dua minggu. Suhu tubuh orang yang demam karena tipes naik perlahan, mulai dari 37 hingga 40 derajat Celcius. Biasanya, demam akan mereda di siang hari. Orang yang terkena demam tinggi mungkin akan sering mengigau dalam tidurnya.

5. Lidah berwarna putih

Permukaan bagian tengah lidah orang yang terkena tipes biasanya akan berwarna putih pucat. Tanyakan kepada si Kecil apakah dia merasakan lidahnya pahit atau tidak. Jika ya, bisa jadi itu adalah gejala tipes.

6. Bintik-bintik merah di kulit

Bintik-bintik berwarna merah tanpa cairan di dalamnya mungkin bisa menjadi tanda tipes. Bintik-bintik merah ini tampak seperti ruam campak dan akan hadir selama tipes. Saat kondisi si Kecil membaik dan tidak demam lagi, bintik-bintik merah yang tadinya muncul akan perlahan-lahan memudar.

7. Linglung

Gejala linglung, sulit berkonsentrasi, akan muncul di minggu pertama sejak seseorang terinfeksi bakteri penyebab tipes. Ini artinya infeksi Salmonella sudah cukup parah.

8. Muntah-muntah

Jika infeksi bakteri Salmonella yang dialami si Kecil sudah parah, dia dapat mengalami muntah-muntah. Jika sudah demikian, Moms harus terus memberikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering agar dia tidak kekurangan nutrisi.

9. Pusing

Perhatikan apakah si Kecil sering memegangi kepalanya atau tidak selama dia mengeluh kesakitan. Sakit kepala penderita tipes biasanya memuncak pada sore dan malam hari. Saat petang hari, bakteri di dalam usus memproduksi racun dalam kadar cukup tinggi dan pergerakannya meningkat. Sistem imun pun bekerja lebih keras lagi sehingga tubuh akan meningkat suhunya.

10. Hilang nafsu makan

Penderita tipes cenderung mengalami penurunan berat badan drastis karena menolak makan. Badan lemas, nyeri perut, mual-mual, muntah-muntah, diare, dan sakit kepala membuat penderita jadi malas makan.

Itulah 10 gejala umum penyakit tipes pada anak usia dua tahun yang bisa Moms lihat dengan gamblang. Gejala lain seperti pendarahan gastrointestinal, usus berlubang, dan perforasi usus hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan dokter. Oleh karena itu, jika si Kecil menunjukkan gejala-gejala seperti 10 gejala di atas, segera bawa dia ke dokter.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

458 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Gejala Radang Amandel pada Orang Dewasa dan Anak-anak

Radang amandel paling sering menyerang anak-anak antara usia prasekolah dan pertengahan remaja.

Ciri-ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Agar tidak terlambat mengatasi kondisi cacingan si Kecil, Moms harus tahu apa saja ciri-ciri cacingan itu.

4 Obat Sariawan Anak 2 Tahun Tanpa Efek Samping

Si Kecil sedang sariawan Moms? Yuk coba obat sariawan alami berikut ini untuk mengatasinya

3 Obat Asma Anak Akut dan Kronis

Gejala asma mudah dikenali karena penderita biasanya susah bernapas atau napasnya berbunyi.

Gejala TBC pada Anak Secara Umum yang Harus Diketahui!

Penyakit TBC menyerang manusia yang menghirup bakteri Mycobacterium tuberculosis yang terbang di udara.

Mengenal Radang Amandel pada Anak: Gejala Hingga Pengobatan

Radang amandel bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Apa gejala dan bagaimana mengatasinya?

Bahaya Sikat Gigi

Ternyata sikat gigi itu bisa menjadi sarang bakteri dan virus lho moms

Simak! Inilah 5 Cara Mengatasi Anak Step dengan Mudah

Bagaimana cara menangani si Kecil yang step? Yuk simak tipsnya berikut ini

Tips Membuat Anak Tidak Mudah Sakit

Musim pancaroba pasti membuat tubuh kurang fit apalagi anak-anak, berikut beberapa tips agar anak tidak mudah sakit.