Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

10 Gejala Penyakit Radang Panggul

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  03 Jul '19


Penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease) adalah sebuah infeksi yang menyerang serviks, uterus, tuba falopi, dan ovarium. Penyakit ini biasanya diderita wanita berusia 15-24 tahun yang aktif secara seksual. Penyakit ini dapat menyebabkan infertilitas, nyeri panggul kronis, dan kehamilan ektopik.

Sepuluh gejala penyakit radang panggul adalah sebagai berikut. Jika ada gejala yang mirip dengan apa yang Moms rasakan, Moms harus segera menghubungi dokter atau mengunjungi ruang gawat darurat.

Gejala penyakit radang panggul

1. Nyeri pada perut bawah

Gejala paling umum dari penyakit radang panggul adalah nyeri di bagian perut bawah. Jika Moms merasakan tekanan tumpul atau rasa sakit kram lebih hebat, perlu diwaspadai bahwa Moms mungkin terjangkit infeksi ini. Apabila PID sudah mencapai tahap akut, rasa sakit semakin menjadi-jadi sehingga Moms mungkin tidak dapat berdiri.

2. Nyeri panggul saat melakukan hubungan seksual

Nyeri saat berhubungan intim adalah tidak normal. Beberapa wanita mungkin merasa malu untuk menyebutkan rasa sakit seksual kepada dokter mereka karena khawatir bahwa rasa sakit tersebut karena psikologis dan bukan fisik. Padahal, nyeri panggul saat berhubungan seks adalah gejala umum dari PID. Meski begitu, hubungan seks yang menyakitkan juga bisa disebabkan oleh kondisi dan penyakit lain.

3. Nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bagian bawah yang ringan di sekitar waktu haid bisa jadi adalah gejala PMS normal. Akan tetapi, jika Moms mengalami rasa sakit sepanjang siklus menstruasi, atau rasa sakit itu sangat intens selama menstruasi, Moms harus memeriksakannya ke dokter. Gejala lain yang mungkin muncul adalah sakit punggung di sekitar ginjal atau hati.

4. Pendarahan menstruasi tidak teratur

Pendarahan yang lebih berat daripada biasanya atau bercak di antara siklus bisa jadi adalah gejala PID. Jika Moms mengalami pendarahan hebat sehingga harus mengganti pembalut setiap jam selama lebih dari dua atau tiga jam, segera hubungi dokter.

5. Keputihan yang tidak biasa

Keputihan yang sangat berat, memiliki bau yang tidak menyenangkan atau mencurigakan, atau warna yang tidak biasa dapat mengindikasikan infeksi dan kemungkinan merupakan gejala PID. Bau mungkin lebih buruk setelah melakukan hubungan seksual. Infeksi vagina yang tidak segera diobati dapat menyebabkan PID.

6. Urin yang tidak biasa atau masalah dengan buang air kecil

PID dapat menyebabkan keluarnya cairan yang tidak biasa dari uretra. Sering buang air kecil, perasaan terbakar saat buang air kecil, dan kesulitan buang air kecil bisa menjadi gejala PID. Jika Anda mengalami infeksi saluran kemih berulang, PID atau bakteri yang terkait dengan PID mungkin menjadi penyebabnya.

7. Gejala seperti flu

Penyakit radang panggul dapat menyebabkan gejala seperti flu, termasuk kelelahan, kedinginan, demam ringan atau tinggi, kelemahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan perasaan tidak nyaman yang umum.

8. Masalah perut termasuk diare dan muntah

Moms mungkin juga mengalami rasa kurang nafsu makan, muntah, atau diare. Jika muntah sangat parah atau persisten, segera hubungi dokter.

9. Infertilitas

Sekitar 10 hingga 15% wanita dengan PID menjadi tidak subur. Bahkan jika Moms sudah dirawat karena penyakit radang panggul, atau Moms telah menerima pengobatan untuk penyakit menular seksual, Moms masih mungkin mengalami kemandulan.
Perawatan antibiotik hanya menyembuhkan infeksi. Antibiotik tidak dapat membatalkan kerusakan pada tuba falopi Moms. Beberapa wanita hanya akan menemukan bahwa mereka memiliki PID setelah pengujian untuk infertilitas.

10. Tidak ada gejala

Tidak jarang seseorang yang terkena PID tidak merasakan tanda-tanda atau gejala luar. Moms hanya dapat mengetahui bahwa Moms menderita PID setelah didiagnosis dengan infertilitas. PID adalah penyebab umum tersumbatnya saluran tuba. Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan PID. Sementara sekitar 1 juta wanita didiagnosis mengidapnya setiap tahun, setengah dari wanita itu mengatakan mereka tidak pernah mengalami gejala apa pun.

Jika Moms mencurigai bahwa Moms mungkin telah tertular atau terkena penyakit menular seksual, atau pasangan Moms telah didiagnosis mengidapnya, hubungi dokter.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

352 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

5 Persiapan Program Hamil yang Jarang Diketahui

Sebelum menjalankan program hamil, ternyata ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan, apa sajakah itu?

Toxoplasmosis dan Pengaruhnya Terhadap Fertilitas Wanita

Toxoplasmosis adalah infeksi darah yang jarang terjadi tetapi serius. Bagimana pengaruhnya pada fertilitas wanita?

Kesehatan Mulut dan Kaitannya dengan Fertilitas Wanita

Kebersihan mulut ternyata tidak hanya dapat memikat lawan jenis tetapi juga membuat Moms lebih subur lho

4 Cara Manjur Atasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Bagi Moms yang merasakan tidak nyaman dikarenakan kaki bengkak saat hamil, ada beberapa cara manjur untuk mengatasinya.

10 Manfaat Pijat Setelah Melahirkan

Pijat pasca melahirkan pada dasarnya adalah pijat seluruh tubuh setelah melahirkan

Pentingnya Antenatal Care Bagi Kesehatan Kehamilan

Antenatal care adalah perawatan kesehatan untuk ibu hamil. Dokter kandungan akan melakukan hal-hal berikut ini.

Pentingnya Pemeriksaan TORCH bagi Ibu Hamil

TORCH sebutan untuk penyakit-penyakit yang sangat rentan menyerang ibu hamil

Cara Melindungi Diri dari Sinar Matahari Saat Hamil

Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang berbahaya dan menyebabkan kerusakan kulit

Apa Itu Kelas Antenatal?

Kelas antenatal adalah kelas yang mempersiapkan Moms menjalani kehamilan dan persalinan.

Tips Mengatasi Ruam Panas selama Kehamilan

Simak penjelasan berikut untuk mengetahui cara mendinginkan ruam panas saat kehamilan.

6 Pertanyaan Umum tentang Tes Antenatal Amniosentesis

Apakah Moms sedang mengalami masa kehamilan dengan usia lebih dari 35 tahun? Jangan lupa lakukan test berikut.

Normalkah Gatal-gatal Selama Kehamilan?

Gatal-gatal ringan selama kehamilan adalah normal dan terjadi pada banyak ibu hamil

Bahayakah Steroid bagi Ibu Hamil?

Setelah mengonsumsi steroid dalam jangka panjang, apakah memungkinkan untuk hamil dan apa efeknya bagi janin?

Merawat Bekas Jahitan Setelah Melahirkan Normal

Tantangan lain setelah melahirkan adalah bagaimana merawat bekas jahitan. Berikut tips ala Mom Sherly untuk mengatasinya

Minum Air Es Saat Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Terlalu Besar: Mitos atau Fakta?

Banyak banget nih pemikiran bahwa bayi besar di kandungan karena Mommy nya minum air es, sebenarnya ini Mitos atau Fakta?

Sebab dan Cara Mencegah Penggelapan Kulit Selama Kehamilan

Penggelapan kulit, yang dikenal sebagai melasma atau chloasma, adalah normal bagi bumil. Yuk, simak cara pencegahannya.

Tips Hamil Sehat Saat Bekerja

Bekerja pas hamil? Nggak masalah ya, Moms. Berikut tips agar hamil tetap nyaman dan aman saat bekerja.

Ini Daftar Olahraga Terbaik untuk Ibu Hamil yang Berpuasa

Jika kesehatan Moms memungkinkan untuk berpuasa, Moms hendaknya tetap berolahraga untuk menjaga kebugaran.

Cara Meredakan Leher Kaku dan Sakit Punggung Ibu Baru Melahirkan

Moms yang baru melahirkan biasanya mengalami leher kaku dan sakit punggung. Ini wajar karena vitalitas Moms sangat terkuras

Cara Cegah Dehidrasi Saat Ibu Hamil Berpuasa

Dehidrasi adalah tidak berfungsinya tubuh dengan baik karena kekurangan cairan. Berikut ini pemicu dehidrasi parah saat puasa