Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET” Aturan...

PARENTING  |  19 Jun '20


“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET”

Aturan memakai gawai sesuai dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics adalah:
*Di bawah 1,5 tahun* = tidak ada gadget sama sekali, hanya menggunakan sesekali untuk videocall

*2-5 tahun* = maksimal 2 jam per hari, dengan program berkualitas tinggi *dan* didampingi oleh orang tua

*di atas 6 tahun* = untuk hiburan, maksimal 2 jam per hari. Kecuali jika ada tugas sekolah menggunakan laptop, boleh menggunakan lebih dari batasan waktu.


Kemudian bagaimana mengenalkan gadget secara aman pada anak?*
1) Dengan pendampingan kita sebagai co-viewers atau "teman menonton anak". Pada usia dini, hindari anak menonton gadget secara pasif dan sendirian. *Tugas co-viewers*: mengajak anak bicara tentang tontonannya (ajukan pertanyaan, komentar, dan bantu anak mencari cerita yang sama di dunia nyata). Setelah menonton, ajak anak melakukan pretend play dari cerita yang ditonton.

2) Bantu anak memilih program yang berkualitas.

3) Orang tua harus mahir terlebih dahulu dalam menggunakan gadget, memilih konten, dan menentukan batas privacy untuk anak.

*Pembiasaan* adalah kuncinya, Kita orang tua. Tidak menunggu dulu sampai permasalahan atau drama tentang gadget terjadi, kita sudah siap dengan berbagai *tindakan pencegahan*, misalnya:
1) Terapkan *zona main gadget* dan *zona bebas gadget* di rumah.
Saran saya: zona main gadget adalah ruang tamu dan ruang keluarga, di mana anak berada dalam pengawasan orang tua. Zona bebas gadget adalah di kamar dan meja makan. Anak yang kecanduan gadget seringkali bermain di kamar sendiri, tanpa pengawasan, dalam durasi yang sangat lama. Ini yang perlu kita hindari.

2) *Menyampaikan aturan sebelum anak melanggar.*
Sebelum anak dipercaya untuk pinjam atau punya gadget-nya sendiri, alangkah baiknya jika orang tua membuat perjanjian dulu dengan anak. Ada salah satu rekan saya yang memberi *"Kontrak Pakai Handphone"* untuk anak remajanya. Sebelum anak tsb dibelikan HP, ada berbagai aturan yang disepakati oleh anak dan orang tua, dan ditandatangani keduanya 😊

3) *Memberi anak aktivitas alternatif*
ketika dirinya sedang tidak pada jadwal boleh bermain gadget.

Supaya anak tidak ketergantungan dengan gadget, maka kita harus *menyiapkan aktivitas pengganti, yang sama asyiknya*. Nah, ini untuk setiap anak berbeda-beda, tergantung kesukaannya. Mungkin, yang dibutuhkan adik bukan mainan yang bervariasi, tetapi *teman bermain.*

Untuk anak usia 2 tahun, mereka masih sangat suka dengan *permainan yang banyak sentuhannya*. Sehingga, wajar kalau adik tampak kurang tertarik dengan benda-benda yang bisa dimainkan.

Ada beberapa permainan praktis yang biasanya sangat dinikmati oleh anak usia 2 tahun, seperti:
1) Kuda-kudaan, dengan menaiki punggung orang tua.
2) Menyanyi naik kereta api atau dayung perahu, dengan mendudukkan anak di pangkuan dan kita bergerak maju-mundur.
3) Tiup bubble.
4) Lomba tiup bola kapas dengan orang tua.
Selain itu, *akses terhadap gadget* juga perlu dibatasi, Mom. Masih lebih mudah untuk membatasi akses gadget untuk anak-anak usia 2 tahun. Misalnya, hanya boleh menonton TV siang 15 menit, lanjut malam 15 menit. Diatur sedari dini, agar anak cepat terbiasa.

Kemudian untuk anak ABG memang tantangan tersendiri ya Buibu. Mereka mulai punya kehendaknya sendiri, dan terkadang sebagai orang tua kita terlanjur banyak mengarahkan atau mengomentari perilaku anak, sehingga saat remaja dia kurang mau terbuka.
Pada ABG, kita perlu hati-hati untuk terlibat. Hal yang paling penting adalah *anak nyaman dengan keberadaan kita*. Caranya? *Ciptakan ruang untuk mengobrol, bukan mengontrol.* Bedanya apa? Mengontrol = nanya apakah anak sudah makan/belum, apakah ujiannya sulit/mudah, termasuk mengecek media sosial anak 😊
Mengobrol = bertanya dengan terbuka, misalnya "Apa yang paling bikin kamu seneng hari ini?" dan "Apa yang paling bikin kamu kesel hari ini?"
Kita bisa amati juga dari raut wajahnya. Kalau kelihatan lagi kesal, temani saja sambil berkata "Mama ada di sini ya, kalau mau mau cerita. Mau nangis juga nggak apa-apa. Pas mama seusia kamu, ada banyak hal yang juga bikin mama kesal."
Rasa diperhatikan, diterima, dan ditemani tanpa dikorek-korek, akan membuat anak lebih nyaman untuk membuka dirinya. 😊

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

61 Yohana Damanik

Comments

LATEST POSTS

Tetangga Mu Adalah Saudara Terdekat Mu

Topik kali ini mungkin akan sedikit sensitif, tapi sebenarnya ini bagian pembelajaran yang sering luput dari perhatian kita para orang tua. Maka [...]

Yuk Ajak Sikecil Beraktivitas Bersama!

Aktivitas sehari-hari yang rutin di kerjakan Moms bisa kok kita lakukan bersama sikecil. Eittss tapi tunggu dulu sebelum mengajaknya melakukan [...]

Dukungan Ayah ASI Sukseskan Proses MengASIhi

Tahukah Moms pada setiap tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week. [...]

* TIPS & TRIK Agar ASI Lancar Jaya * Tips yang sa...

* TIPS & TRIK Agar ASI Lancar Jaya * Tips yang saya lakukan agar lancar menyusui adalah yang paling utama kita harus BAHAGIA . dengan cara apa, [...]

*Caraku Merawat Kulit Selama Masa Kehamilan Sampai...

*Caraku Merawat Kulit Selama Masa Kehamilan Sampai Sekarang Sedang Menyusui" Sedari hamil minat untuk merawat diri sangat drastis berkurang, [...]

Pentingnya Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga dengan Pasangan

Banyaknya pekerjaan rumah tangga seringkali membuat Istri merasa lelah dan lama-lama bisa menjadi penyebab pertengkaran Suami – Istri. Apalagi j [...]

Payudara nyaman, ASI makin lancar pakai Breast Relaxant dari BKA

Payudara nyaman, ASI makin lancar pakai Breast Relaxant dari BKA Jadi busui pasti yang sering dialamin kalau ngga PD bengkak ya PD kesumbat. [...]

Cerita Gigi Si Kecil Patah Akibat Terjatuh

Moms, siapa sih yang tidak senang melihat si kecil tumbuh aktif dan sudah bisa berlarian kesana kemari ? Apalagi si kecil pun sangat bahagia [...]

cerita setahun bersama babyologist hallo moms, gi...

cerita setahun bersama babyologist hallo moms, gimana kabarnya? semoga selalu sehat ya, walaupun pandemi belum berakhir semoga kita diberi [...]

Hari Raya Qurban Mengajarkan Arti Pengorbanan

Hari Raya Qurban Mengajarkan Arti Pengorbanan Bagi para mom yang muslim, apa yang bisa diajarkan kepada anak-anak tentang sejarah hari raya Idul [...]

MITOS ATAU FAKTA?? BAYI BAU TANGAN ITU MANJA

MITOS ATAU FAKTA?? BAYI BAU TANGAN ITU MANJA Bayi baru lahir umumnya sangat gemes untuk digendong.. Mencium pipinya yg mungil, kakinya, [...]

Si Kecil Terjatuh, Moms Yang Disalahkan

Terjatuh merupakan hal biasa bagi si kecil yang sedang aktif berlari larian . Sebagai orang tua, Moms kerap menjadi orang yang paling disalahkan [...]

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh ibu baru. Apa saja sih?

Hai moms.. Ketika baru pertama kali merawat si kecil tentu bukan hal yang mudah. Apalagi untuk ibu baru yang masih banyak belajar. Menjadi [...]

Kakak Tak Harus Selalu Mengalah

Kakak Tak Harus Selalu Mengalah "Mama, adik rebut mainan kakak," seru sang kakak pada ibunya. "Mama, adik coret-coret gambar kakak," tangis [...]

Yuk Moms, Selalu Terapkan 3 Hal Ini di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Hai Moms. Walau pandemi belum berakhir, kita sudah memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru. Banyak yang sudah melakukan aktifitas di luar rumah. [...]

Manfaat Positif Main Bersama Si Kecil

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Dengan bermain, anak dapat belajar hal baru, mengeksplor bakat dan berimajinasi. Buat Moms/Dads yang [...]

Adaptasi Kebiasaan Baru sebagai pengganti New Normal

Setelah 3 bulan lebih kita mengkarantina diri masing-masing karena mewabahnya virus berbahaya Covid-19. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional yg [...]

Peran Ayah Mendampingi si Kecil selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Tanggal 23 Juli nanti diperingati sebagai Hari Anak Nasional sekaligus sebagai awal adaptasi kebiasaan baru. Ya, kita dihimbau untuk beradaptasi [...]

Sambut Hari Anak Nasional dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Hari Anak Nasional (HAN) yg jatuh tepat pada tanggal 23 Juli ini di sambut dengan Adaptasi Kebiasaan Baru. Ya, kata New Normal sudah berganti [...]

5 Tips Mengajarkan si Kecil Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Hari Anak Nasional (HAN) yg diperingati setiap tanggal 23 Juli sekaligus sebagai awal mula kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Ya, [...]